Meningkatnya aktivitas vulkanik di sejumlah gunung berapi membuat kita harus senantiasa waspada terhadap ancaman sebaran abu vulkanik. Apalagi kalau abu vulkanik ini masuk ke dalam tubuh kita, khususnya mata. Nah, kalau abu vulkanik masuk mata, apa yang harus dilakukan?
Saat terjadi hujan abu, partikel mikroskopis yang terbawa angin dapat dengan mudah masuk ke dalam mata. Sifat abu vulkanik yang sangat halus, kering, tajam, dan abrasif membuat mata langsung terasa perih, mengganjal, berair, dan kemerahan.
Dalam situasi panik, refleks pertama yang sering dilakukan saat kemasukan abu adalah mengucek mata. Padahal, mengucek mata yang terkena abu vulkanik adalah tindakan paling berbahaya yang justru dapat memicu luka serius pada kornea!
Lalu, apa yang harus dilakukan jika abu vulkanik telanjur masuk ke dalam mata?
Meski terasa mengganjal, jangan sampai Sobat Sehat mengucek mata, ya. Mengucek mata dapat membuat partikel abu bergesekan dengan permukaan mata dan berpotensi menyebabkan lecet pada kornea.
Kemenkes juga secara khusus mengingatkan masyarakat agar tidak mengucek mata ketika terkena abu vulkanik. Usahakan tangan tetap jauh dari mata sampai tangan sudah benar-benar bersih.
Nah, sebelum menyentuh area sekitar mata, bersihkan tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
Langkah sederhana ini penting untuk mengurangi risiko kotoran atau mikroorganisme dari tangan ikut masuk ke mata. Mata merupakan organ yang sensitif sehingga sebaiknya hindari menyentuh atau menggosoknya dengan tangan yang belum bersih.
Jika abu vulkanik masuk ke mata, bilas dengan air bersih untuk membantu mengeluarkan partikel yang mengganggu. Kemenkes juga menyarankan membersihkan mata dengan air apabila terkena abu vulkanik.
Biarkan air mengalir dengan lembut dan jangan menggosok mata saat membilas. Jika menggunakan cairan saline steril yang memang ditujukan untuk membilas mata, penggunaannya dapat menjadi pilihan untuk membantu membersihkan benda asing ringan pada mata.
Setelah dibilas, gunakan tetes mata steril yang mengandung air mata buatan untuk membantu melembapkan kembali mata serta meredakan rasa perih, kering, dan kemerahan akibat iritasi ringan. Lakukan hal ini apabila mata Sobat Sehat terasa perih atau mengalami iritasi.
Setelah melakukan pertolongan pertama saat abu vulkanik masuk mata, sebaiknya istirahatkan mata sejenak.
Tutup mata sejenak untuk memulihkan kondisinya. Jika terpaksa harus keluar rumah lagi, pastikan Anda menggunakan kacamata pelindung (goggles) agar mata terlindung dari debu susulan.
Jika iritasi, rasa perih, dan kemerahan tidak kunjung mereda setelah dibersihkan, atau jika Anda merasa ada partikel yang masih tertinggal di dalam mata, jangan ragu untuk segera mencari penanganan medis.
Sobat Sehat tidak perlu panik, karena gerai Apotek K-24 terdekat selalu siap menyediakan berbagai produk kesehatan yang Anda butuhkan, mulai dari cairan pembersih mata steril, obat tetes mata khusus iritasi, hingga kacamata pelindung.
Mendapatkan produk yang tepat pun sangat mudah dan fleksibel:
Kesehatan mata adalah hal yang sangat berharga dan tidak boleh diabaikan. Jika Sobat Sehat merasa ragu dalam memilih jenis obat tetes mata yang aman atau mengalami keluhan mata yang semakin parah, silakan berkonsultasi terlebih dahulu dengan apoteker K-24.
Lindungi penglihatan Anda dan keluarga, serta percayakan selalu kebutuhan kesehatan Anda kepada Apotek K-24 yang siaga melayani 24 jam non-stop!
Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24!