Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sedang terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Ini tentu saja sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan juga kesehatan masyarakat terdampak karhutla. Kalau begitu, bagaimana cara melindungi diri dari asap akibat karhutla yang sudah terjadi berhari-hari ini?
Sobat Sehat, kualitas udara yang bersih dan segar adalah kunci utama bagi kesehatan tubuh kita. Namun, dalam situasi tertentu, seperti musim kemarau panjang, kebakaran hutan, pembukaan lahan, polusi kendaraan yang pekat, hingga sisa pembakaran sampah, kita kerap kali dihadapkan pada ancaman kepulan asap yang mencemari udara bebas.
Jika dihirup secara terus-menerus, paparan asap karhutla dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius, mulai dari iritasi mata, batuk kronis, bronkitis, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga memperparah kondisi bagi penderita asma dan penyakit jantung.
Agar kesehatan tubuh tetap terjaga di tengah kepungan polusi dan asap, mari simak langkah-langkah penting untuk melindungi diri berikut ini!
Nah, cara melindungi diri dari asap akibat karhutla yang pertama adalah mengurangi aktivitas di luar ruangan. Ketika kondisi udara dipenuhi asap, usahakan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama saat asap terlihat pekat atau kualitas udara sedang buruk.
Jika tidak ada keperluan mendesak, tetaplah berada di dalam ruangan dan tutup pintu serta jendela untuk mengurangi masuknya udara dari luar. Mengurangi durasi paparan merupakan salah satu cara penting untuk mengurangi jumlah asap yang terhirup.
Bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan seperti asma, upayakan agar paparan asap diminimalkan.
Jika harus keluar rumah saat terdapat asap, gunakan perlindungan pernapasan yang sesuai. Misalnya saja menggunakan masker medis dapat membantu mengurangi paparan partikel asap jika digunakan dengan benar dan terpasang rapat di wajah.
Jadi, penggunaan masker bukan berarti seseorang sepenuhnya terlindungi dari seluruh kandungan asap. Pastikan masker menutup hidung dan mulut dengan baik serta tidak terdapat celah besar di sekitar wajah.
Ketika udara luar sedang dipenuhi asap, jangan justru menambah sumber asap di dalam rumah. Jadi, cara melindungi diri dari asap karhutla adalah menghindari membakar sampah, menyalakan rokok, lilin, atau aktivitas lain yang menghasilkan asap.
Jika asap yang dihadapi adalah asap rokok, cara perlindungan terbaik adalah menghindari paparan dan menciptakan lingkungan bebas asap rokok. CDC menegaskan bahwa tidak ada tingkat paparan asap rokok pasif yang benar-benar aman.
Partikel asap yang pekat dapat menempel pada pakaian, kulit, dan rambut. Segera mandi, cuci muka, bilas hidung (nasal lavage jika diperlukan), dan ganti pakaian bersih setiap kali Anda baru saja dari luar ruangan.
Menghadapi situasi udara yang tercemar asap, ketersediaan produk pelindung diri dan obat-obatan di rumah menjadi hal yang sangat krusial. Sobat Sehat tidak perlu merasa khawatir, karena gerai Apotek K-24 terdekat siap menyediakan berbagai produk kesehatan yang Anda butuhkan.
Berbagai perlengkapan esensial untuk mengantisipasi dampak buruk asap meliputi:
Jika masih bingung menentukan produk yang tepat, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan apoteker K-24.
Konsultasi dapat dilakukan secara offline dengan datang langsung ke gerai Apotek K-24 atau secara online melalui layanan yang tersedia.
Sobat Sehat juga bisa memesan kebutuhan kesehatan tanpa harus datang langsung. Cek ketersediaan produk melalui K24Klik atau hubungi WhatsApp gerai Apotek K-24 terdekat. Nomor WhatsApp masing-masing gerai dapat ditemukan melalui Menu LOKASI APOTEK.
Ingat, melindungi diri dari asap bukan hanya soal memakai masker. Mengurangi paparan, menjaga kualitas udara di dalam ruangan, dan mengenali tanda-tanda gangguan pernapasan juga penting.
Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24!