APA SAJA DAMPAK ABU VULKANIK BAGI KESEHATAN DAN BAGAIMANA CARA MELINDUNGI DIRI?

Kemarin sedang ramai abu vulkanik yang menyebar di berbagai daerah, mulai dari Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan lainnya. Sobat Sehat harus tahu kalau debu vulkanik ini berbeda dengan debu biasa. Kalau begitu, apa saja dampak abu vulkanik bagi kesehatan yang harus diwaspadai?

Bukan rahasia lagi kalau saat ini sedang ada 5 gunung berapi di Indonesia yang masuk dalam kondisi siaga (level 3). Ada Gunung Anak Krakatau, Gunung Lewotobi, Gunung Merapi, Gunung Semeru, dan Gunung Sinabung yang sejak kemarin mengalami erupsi.

3 Dampak Abu Vulkanik bagi Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan RI mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Jika harus keluar, masyarakat disarankan menggunakan masker dan melindungi mata.

Eits, tapi Sobat Sehat di wilayah lain juga harus tetap waspada ya dengan gunung berapi lainnya. Lantas, apa saja dampak abu vulkanik bagi kesehatan dan bagaimana cara melindungi diri?

Mengganggu Saluran Pernapasan

Salah satu dampak abu vulkanik yang perlu diwaspadai adalah gangguan pada saluran pernapasan. Partikel abu yang terhirup dapat mengiritasi hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan sehingga menyebabkan keluhan seperti batuk dan rasa tidak nyaman saat bernapas.

Pada orang yang memiliki penyakit pernapasan, seperti asma, paparan abu dan gas vulkanik juga dapat memperburuk gejala. CDC menyebutkan bahwa penderita asma termasuk kelompok yang lebih berisiko mengalami masalah kesehatan akibat paparan abu dan gas vulkanik.

Oleh karena itu, sebisa mungkin hindari berada di luar ruangan ketika abu vulkanik sedang turun. Jika terpaksa keluar, gunakan pelindung pernapasan yang sesuai dan batasi waktu berada di area yang terpapar.

Menyebabkan Iritasi Mata

Mata juga termasuk bagian tubuh yang rentan terkena dampak abu vulkanik bagi kesehatan. Partikel abu dapat menyebabkan mata terasa perih, merah, berair, atau mengalami iritasi.

Kemenkes menyebutkan bahwa abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi pada mata, sementara CDC merekomendasikan penggunaan pelindung mata seperti goggles ketika berada di area yang terpapar abu.

Jika mata terkena abu, hindari menguceknya karena dapat memperparah iritasi. Segera bersihkan mata dengan membilasnya menggunakan air mengalir. Nah, apabila mata masih terasa perih, Sobat Sehat bisa menggunakan obat tetes mata. 

Apabila keluhan tidak membaik atau muncul gangguan penglihatan, sebaiknya segera mencari pertolongan tenaga kesehatan.

Menimbulkan Iritasi pada Kulit

Dampak abu vulkanik bagi kesehatan juga dapat menyerang kulit karena menyebabkan iritasi. Keluhannya dapat berupa kulit terasa gatal, kering, atau tidak nyaman.

Untuk mengurangi paparan, gunakan pakaian yang menutupi kulit ketika harus berada di luar ruangan. Setelah kembali ke rumah, bersihkan tubuh dan pakaian yang digunakan agar partikel abu tidak terus menempel.

CDC juga menyarankan penggunaan pakaian lengan panjang dan celana panjang untuk membantu melindungi kulit.

Lindungi Diri dari Abu Vulkanik Bersama Apotek K-24

Saat wilayah Sobat Sehat terdampak hujan abu vulkanik, langkah preventif dan penanganan cepat sangat diperlukan. Sobat Sehat tidak perlu merasa khawatir, karena gerai Apotek K-24 terdekat siap menyediakan berbagai produk kesehatan yang dibutuhkan untuk menghadapi situasi darurat ini.

Berbagai perlengkapan medis dan obat-obatan esensial yang tersedia di gerai kami meliputi:

  • Masker Pelindung: Masker medis untuk menyaring partikel debu halus agar tidak terhirup ke dalam saluran pernapasan. (Catatan: Harga masker di gerai Apotek K-24 tidak naik)
  • Tetes Mata Steril: Solusi cepat untuk membersihkan dan meredakan iritasi serta mata perih akibat kemasukan debu vulkanik.
  • Obat Antiasma dan Flu: Persediaan obat pereda sesak napas, inhaler, serta obat flu dan batuk untuk mengantisipasi kambuhnya gejala gangguan pernapasan.

Konsultasi dengan Apoteker K-24 untuk Mendapatkan Produk yang Cocok

Memilih produk kesehatan yang tepat di saat darurat sangat penting agar dampak abu vulkanik bagi kesehatan tidak semakin parah.

Jika Sobat Sehat merasa bingung dalam memilih obat atau alat kesehatan yang sesuai dengan gejala yang dialami, Sobat Sehat bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan apoteker K-24.

Apoteker kami selalu siap memberikan pelayanan kefarmasian terbaik dengan dua cara yang sangat fleksibel:

  • Kunjungi langsung gerai Apotek K-24 terdekat di kota Sobat Sehat. Apoteker kami akan dengan senang hati melayani dan merekomendasikan produk yang paling tepat untuk Sobat Sehat.
  • Sobat Sehat juga bisa menghubungi apoteker kami secara virtual melalui chat WhatsApp atau aplikasi K24Klik. Cek daftar nomor kontak resmi gerai terdekat dengan mudah melalui Menu LOKASI APOTEK pada website resmi kami.

Jika mengalami sesak napas, gangguan penglihatan, iritasi berat, atau keluhan yang menetap setelah terpapar abu vulkanik, jangan hanya mengandalkan obat bebas. Segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

Lindungi diri dari dampak paparan abu vulkanik bagi kesehatan, kenali gejalanya, dan jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Apotek K-24 siap membantu memenuhi kebutuhan kesehatan Sobat Sehat. 

Referensi:

Kemenkes RI (2026). Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar, Menkes Meminta Masyarakat Batasi Aktivitas di Luar Rumah 

detikHealth (2026). 5 Dampak Abu Vulkanik bagi Kesehatan, Ganggu Pernapasan hingga Picu Asfiksia.