BIASA MINUM SAAT MAKAN? AWAS BADAN MELEBAR!

Tentunya setiap orang ingin menjadi orang yang sehat. Untuk menjadi sehat, ada berbagai cara yang bisa dilakukan, salah satunya adalah dengan memakan makanan bergizi. Kebiasaan setiap orang saat makan tentu berbeda-beda. Mungkin Anda tidak menyadarinya, tapi terkadang ada orang yang makan sambil minum. Meskipun terlihat sederhana dan lumrah, kebiasaan ini ternyata bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan Anda.

Mungkin Anda menganggap minum di sela sela makan adalah hal yang sepele. Namun, faktanya hal tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan pencernaan. Seharusnya, makanan yang Anda makan didorong masuk ke kerongkongan oleh air ludah. Terkadang, Anda merasa ludah kurang mampu mendorong makanan Anda sehingga Anda meminum air. Faktanya, air yang Anda minum di sela-sela kegiatan makan bisa mengencerkan enzim pencernaan dan asam lambung. Jadi, meskipun bisa membantu mendorong makanan, air minum justru menyulitkan proses pencernaan. Sebagai akibatnya, asam lambung justru akan menyebar di dalam perut dan Anda menjadi kembung.

Tak hanya itu, apabila minuman yang Anda minum di sela makan adalah air dingin, maka proses metabolisme Anda akan terjadi dengan cepat. Sebagai akibatnya, berat badan Anda justru akan bertambah. Hal ini disebabkan oleh proses metabolisme yang justru menciptakan racun yang menghalangi kemampuan tubuh untuk memecah lemak menjadi energi. Karena prosesnya sendiri membutuhkan energi, tubuh akan kehabisan energi sehingga membuat Anda merasa cepat lapar padahal sebenarnya Anda masih kenyang.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk minum? Agar proses pencernaan berjalan dengan baik, sewajarnya Anda disarankan untuk minum setidaknya 20 menit sebelum makan. Setelah makan pun harus menunggu setidaknya 1 jam untuk minum lagi. Jika memang harus minum di sela makan, akan lebih baik untuk minum dengan air hangat atau bersuhu ruang. Dengan demikian, Anda tak perlu khawatir akan terganggunya proses pencernaan lagi.


Sumber: Tribunnews.com