SERING CUCI TANGAN BIKIN KULIT KERING? BEGINI TIPSNYA!

Salah satu cara untuk menghindari penularan virus corona adalah dengan rajin mencuci tangan setidaknya selama 20 detik. Hal ini bisa dilakukan sebelum dan sesudah melakukan berbagai aktivitas. Meski begitu, bagi beberapa orang, kebiasaan mencuci tangan ini rupanya malah membuat kulit tangan menjadi kering.

Mencuci tangan memang bisa untuk mencegah virus dan bakteri penyebab penyakit yang menempel di kulit. Namun ada satu hal yang luput dari perhatian dari kebiasaan ini, yaitu merawat kulit setelah mencuci tangan. Karena biasanya sabun atau hand sanitizer mengandung senyawa kimia tertentu yang bisa menyebabkan kulit kering dan iritasi. Berikut ini merupakan cara merawat kulit yang bisa diterapkan setelah mencuci tangan. Yuk simak!


  1. Cuci Tangan dengan Air Hangat

Sebagian besar orang mungkin merasa jika mencuci tangan dengan air hangat tidak efektif menghilangkan kuman dan virus yang menempel. Sebenarnya mencuci tangan dengan air hangat yang mengalir sah sah saja. Hal yang tidak boleh dilakukan adalah mencuci tangan dengan air panas karena bisa membuat kulit menjadi kering.

Mencuci tangan dengan air hangat tidak hanya bisa menghilangkan minyak dan virus yang menempel di tangan, namun juga bisa menjaga kelembapan kulit tangan.


  1. Gunakan Pelembab atau Hand Cream

Rupanya air yang biasa dipergunakan untuk mencuci tangan dapat bersifat seperti magnet yang bisa menarik air keluar dari lapisan kulit terdalam hingga menguap ke udara yang kering. Akibatnya pun kulit menjadi lebih kering.

Karenanya, Anda bisa mengoleskan pelembap atau hand cream setelah mencuci tangan untuk mencegah agar kulit tidak kering. Menggunakan pelembap ini penting bagi kulit karena memiliki beberapa manfaat seperti: memperbaiki fungsi lapisan epidermis, menambah pelindung kulit, hingga meningkatkan kadar air pada epidermis, dan memperbaiki penampilan dan tekstur kulit.


  1. Pakai Sabun yang Melembapkan

Sabun berfungsi untuk menghilangkan kotoran, keringat, bakteri, hingga virus di kulit. Namun ada beberapa sabun yang memiliki kandungan bahan yang cukup keras dan bisa membuat kulit kering bahkan iritasi. 

Karenanya, Anda bisa memilih sabun yang tidak membuat kulit kering. Ada berbagai jenis sabun yang bisa disesuaikan dengan tipe kulit. Agar tangan tidak kering, pilih sabun dengan kandungan bahan yang ringan untuk Anda yang memiliki kulit sensitif.


  1. Jangan terlalu sering menggunakan hand sanitizer

Salah satu fungsi hand sanitizer adalah untuk memudahkan membersihkan tangan jika tidak ada sabun dan air yang mengalir. Sebaiknya jangan gunakan hand sanitizer terlalu sering untuk membersihkan tangan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika (CDC), terdapat beberapa penelitian yang menyebutkan jika hand sanitizer dapat bekerja efektif dalam situasi medis, misalnya saja rumah sakit. Karena saat berada dalam rumah sakit, tangan bisa bersentuhan langsung dengan kuman atau virus.

Namun hand sanitizer tidak efektif membersihkan tangan yang terlalu berminyak atau sangat kotor. Daripada membersihkannya dengan hand sanitizer, sebaiknya Anda menggunakan sabun dan air mengalir untuk mencuci tangan agar kulit tangan bisa lebih sehat dan bersih.

Tidak sedikit orang yang merasa jika sesudah mencuci tangan artinya sudah terbebas dari kuman dan virus. Padahal masih ada langkah terakhir yang perlu dilakukan, yaitu mengeringkan tangan, bisa dengan tissu atau lap kain yang bersih. Namun pastikan untuk mengusapnya dengan lembut dan jangan menggosoknya dengan terlalu keras.

Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir memang perlu untuk mencegah kuman dan virus yang menempel, namun jangan lupa untuk selalu merawat kulit tangan agar tidak menimbulkan keluhan-keluhan yang tidak diinginkan.



Source:

hellosehat.com