HOBI NGUPIL? NGGAK CUMA JIJIK, BAHAYA JUGA LHO!

Hampir setiap orang memiliki kebiasaan mengupil, entah dilakukan dengan sengaja atau tanpa disadari. Banyak juga orang yang suka mengupil di setiap kesempatan, namun ada pula yang memilih untuk menahannya hingga sudah berada di kamar pribadi. Meskipun banyak orang yang menyetujui bahwa mengupil adalah kebiasaan yang jorok, faktanya masih banyak orang yang melakukannya. Kebiasaan mengupil memang susah ditinggalkan karena adanya rasa risih yang muncul akibat tersumbatnya lubang hidung. Tak banyak yang tahu bahwa sesungguhnya mengupil juga memiliki dampak buruk bagi kesehatan, lho.

Dr. Brett Comer, asisten otolaringologi di University of Kentucky, AS, mengungkapkan bahwa kebiasaan mengupil nyatanya dapat mengakibatkan trauma jari. Seseorang yang mengupil dengan jari apabila tidak hati-hati dapat melukai bagian dalam hidung. Hal ini sangat mungkin terjadi karena kulit bagian dalam hidung lebih halus dibandingkan kulit luarnya. Oleh karena itu kulit bagian dalam hidung akan jauh lebih mudah rusak. Sayangnya, kulit bagian dalam hidung terhitung lambat dalam memperbaiki kerusakan. Jika luka tersebut berubah menjadi koreng maka sembuhnya akan menjadi lebih lama lagi.

Yang menjadi bahaya adalah ketika Anda merasakan koreng yang muncul akibat luka yang pertama. Secara tak sadar Anda mungkin juga mengupil lagi untuk membuang koreng tersebut sehingga memunculkan luka baru. Inilah yang seharusnya dihindari oleh setiap orang.

Tak hanya luka, mengupil juga bisa menyebabkan infeksi yang dapat muncul karena kuku jari merupakan sarang bakteri. Kuman dapat masuk ke luka di dalam hidung melalui ujung jari. Selain itu, Anda juga bisa terserang flu maupun infeksi virus lainnya. Apalagi bila Anda sudah beraktivitas dan memegang banyak benda seperti tombol lift, gagang pintu, pegangan tangga, dan bahkan handphone Anda sendiri. Tentu sudah tak terhitung berapa banyak kuman yang menempel di ujung kuku Anda.

Hal inilah yang perlu diperhatikan agar hidung tidak terkontaminasi berbagai jenis bakteri. Sebaiknya hentikan kebiasaan mengupil dan menggantinya dengan cara yang lebih aman. Sebagai contoh, Anda bisa membalut jari dengan perban di tangan. Atau, Anda juga bisa membasahi hidung dengan semprotan garam atau pelembab pada malam hari. Bila sudah terlanjur ada luka di hidung, sebaiknya aplikasikan petroleum jelly pada luka agar mempercepat proses penyembuhan. Pangkas juga bulu hidung agar Anda tidak merasa risih sehingga tidak ada keinginan untuk mengupil.


Sumber: Tribunnews.com