BAGAIMANA CARA MENGOBATI LUKA MEMAR AKIBAT BENTURAN?

Pernah nggak sih Sobat Sehat tiba-tiba menemukan bercak kebiruan atau keunguan di kulit? Biasanya ini terjadi setelah Sobat Sehat mengalami benturan hebat. Umumnya, ini disebut memar-memar. Nah, kalau sudah mengalaminya, bagaimana sih cara mengobati lika memar akibat benturan ini?

Memar terjadi ketika pembuluh darah kecil (kapiler) di bawah kulit pecah akibat benturan, sehingga darah merembes ke jaringan sekitarnya. Meskipun biasanya tidak berbahaya, rasa nyeri dan bengkak yang menyertai memar bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

4 Cara Mengobati Luka Memar Akibat Benturan

Nah, agar luka memar tidak semakin parah dan warna kulit cepat kembali normal, penanganan yang tepat di "masa kritis" awal sangatlah penting. Para ahli kesehatan menyarankan metode R.I.C.E. (Rest, Ice, Compression, Elevation) sebagai langkah pertolongan pertama.

Bagaimana caranya? Berikut langkah-langkahnya:

Rest (Istirahat)

Hentikan aktivitas yang melibatkan bagian tubuh yang cedera. Memberi waktu bagi jaringan untuk beristirahat akan mencegah pendarahan internal semakin meluas. Jadi, kalau tiba-tiba merasa sakit setelah terbentur, sebaiknya segera duduk dan beristirahat.

Ice (Kompres Dingin)

Segera tempelkan kompres es yang dibalut kain selama 15–20 menit. Suhu dingin akan menyempitkan pembuluh darah dan mengurangi peradangan.

Catatan Penting: Jangan gunakan kompres hangat dalam 24-48 jam pertama, karena suhu panas justru memperlebar pembuluh darah dan membuat memar semakin lebar.

Compression (Kompresi)

Cara mengobati luka memar akibat benturan yang selanjutnya adalah kompresi atau tekanan menggunakan perban elastis. Ini bertujuan untuk membatasi ruang bagian yang mengalami memar dan pembengkakan.

Elevation (Elevasi)

Setelah dikompres dengan perban elastis, posisikan bagian tubuh yang memar lebih tinggi dari jantung jika memungkinkan. Ini membantu melancarkan aliran darah kembali ke jantung dan mengurangi tekanan di area cedera.

Kompresi dengan OMO Elastocrepe

Langkah kompresi dalam cara mengobati luka memar akibat benturan sering kali dianggap remeh, padahal ini adalah kunci untuk mencegah bengkak yang berlebihan. Namun, tidak semua perban diciptakan sama.

Untuk hasil maksimal, sangat disarankan menggunakan perban elastis berkualitas tinggi seperti OMO Elastocrepe. Mengapa harus OMO Elastocrepe?

Berbeda dengan kain kasa biasa, OMO Elastocrepe memiliki elastisitas yang pas untuk memberikan tekanan yang konsisten tanpa menghentikan sirkulasi darah sepenuhnya. Bahannya yang berpori memungkinkan kulit tetap bisa bernapas, sehingga nyaman digunakan dalam waktu lama.

Tips Menggunakan OMO Elastocrepe

Nah, dalam menggunakan OMO Elastocrepe juga tidak boleh sembarangan, ya, apalagi kalau berhubungan erat dengan kesehatan Sobat Sehat. Berikut tips-tipsnya:

  1. Pastikan area memar bersih.
  2. Balut area memar dengan teknik tumpang tindih (setengah lebar perban menutupi balutan sebelumnya).
  3. Jangan membalut terlalu kencang. Jika ujung jari terasa dingin, kesemutan, atau membiru, segera kendurkan balutan.
  4. Gunakan pengait yang tersedia agar posisi perban tidak bergeser saat Anda bergerak.

Siapkan P3K Bersama Apotek K-24

Kecelakaan kecil bisa terjadi kapan saja, baik di rumah maupun saat berolahraga. Memiliki stok OMO Elastocrepe dan obat pereda nyeri ringan dalam kotak P3K adalah langkah bijak untuk mengantisipasi benturan.

Sobat Sehat bisa mendapatkan OMO Elastocrepe asli dan berbagai kebutuhan medis lainnya di gerai Apotek K-24 terdekat. Dengan layanan 24 jam, Sobat Sehat tidak perlu menunggu esok pagi untuk mendapatkan pertolongan pertama.

  • Pesan Praktis: Gunakan aplikasi K24Klik atau hubungi WhatsApp gerai untuk layanan pesan antar satu jam sampai.
  • Konsultasi Gratis: Butuh saran mengenai cara membalut yang benar? Apoteker kami siap membantu melalui layanan Halo Apoteker.
  • Pastikan setiap langkah pemulihan Sobat Sehat didukung oleh produk kesehatan berkualitas. Sehat jadi lebih mudah bersama Apotek K-24!

 Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24