ASAM LAMBUNG NAIK SAAT PUASA BATAL ATAU TIDAK PUASANYA?

Mengalami asam lambung naik saat puasa sepertinya sudah dialami oleh banyak orang. Tidak hanya karena perut yang kosong selama berjam-jam, asam lambung juga bisa disebabkan karena menu makan yang tidak teratur. Jika demikian, asam lambung naik saat puasa batal atau tidak puasanya?

Menjalani puasa dengan kondisi asam lambung yang sering naik memang penuh tantangan. Rasa perih di ulu hati, mual, hingga cairan asam yang terasa naik ke kerongkongan sering kali memicu kekhawatiran. Hal ini tentu bisa mengganggu kegiatan sehari-hari, bukan?

Asam Lambung Naik saat Puasa Batal atau Tidak Puasanya?

Secara umum, naiknya asam lambung atau munculnya GERD saat berpuasa tidak membatalkan puasa, asalkan terjadi secara tidak sengaja. Untuk lebih rincinya, lihat penjelasan berikut ini:

Hanya Sampai Kerongkongan

Nah, kalau cairan asam lambung naik dari perut ke kerongkongan namun tidak sampai keluar ke mulut, lalu turun kembali ke perut, maka puasa tetap sah. Hal ini dianggap sebagai kondisi di luar kendali atau penyakit.

Sampai ke Mulut Lalu Tertelan secara Tak Sengaja

Cairan asam lambung juga bisa naik sampai ke mulut, tidak hanya di kerongkongan saja. Jika cairan asam tersebut naik sampai ke area mulut tetapi kemudian tertelan kembali secara tidak sengaja (misalnya karena refleks atau tersedak), maka puasa tidak batal.

Sengaja Ditelan Kembali

Berbeda keadaan kalau asam lambung yang naik sampai ke mulut. Lalu Sobat Sehat dengan sengaja malah menelannya kembali, padahal Sobat Sehat bisa membuangnya (meludahkannya). Nah, hal inilah yang membatalkan puasa.

Muntah Akibat Asam Lambung

Asam lambung juga bisa membuat penderitanya mengalami muntah. Jika asam lambung naik begitu hebat hingga menyebabkan muntah secara spontan, puasa tidak batal.

Jadi, jawaban asam lambung naik saat puasa batal atau tidak ini tergantung keadaan dari Sobat Sehat menghadapi asam lambung itu, ya. Puasa akan batal kalau Soba Sehat dengan sengaja menelannya, tapi jika tidak sengaja maka puasa sah-sah saja.

Butuh Obat Asam Lambung Naik saat Puasa?

Meskipun tidak membatalkan puasa, rasa terbakar di dada (heartburn) dan mual akibat asam lambung tentu sangat mengganggu kenyamanan beribadah. Untuk mencegah dan mengatasi hal ini, Sobat Sehat perlu sedia "amunisi" obat lambung yang tepat.

Apotek K-24 selalu sedia 24 jam nonstop untuk memenuhi kebutuhan obat lambung Sobat Sehat. Ada beberapa rekomendasi obat asam lambung selalu tersedia di Apotek K-24:

Promag

Obat Promag tersedia dalam bentuk tablet kunyah maupun cair. Sangat praktis untuk meredakan gejala sakit maag, lambung kembung, dan perih dengan cepat. Cocok dikonsumsi saat sahur atau segera saat berbuka puasa.

Polysilane Suspensi

Obat Polysilane Suspensi dalam bentuk cair (suspensi) ini mengandung dimethicone yang efektif mengatasi kembung, rasa penuh di perut, dan nyeri ulu hati. Tekstur cairnya membantu melapisi dinding lambung dengan lebih merata.

Mylanta Suspensi

Kombinasi Magnesium Hydroxide dan Aluminium Hydroxide di dalam Mylanta Suspensi bekerja cepat menetralkan asam lambung yang berlebih, sehingga rasa mual dan perih segera berkurang.

Agar manfaatnya maksimal, konsumsilah obat-obatan di atas sekitar 30–60 menit sebelum makan sahur atau saat berbuka puasa (setelah membatalkan puasa dengan air putih, tunggu sebentar sebelum makan berat).

Jika Sobat Sehat masih ragu mengenai dosis atau jenis obat yang paling pas untuk kondisi lambung Anda, langsung saja datang ke Apotek K-24 terdekat. Apoteker kami standby 24 jam untuk memberikan konsultasi gratis agar ibadah puasa Anda tetap nyaman dan lancar.

Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24!