Sobat Sehat, pernah nggak sih ngerasa pahit-pahit gitu beberapa menit setelah pakai obat tetes mata? Kondisi kaya gini sering membuat Sobat Sehat bingung dan hingga khawatir, karena kok bisa. Lalu kenapa obat tetes mata terasa pahit di tenggorokan setelah pemakaian di mata?
Tenang, Sobat Sehat tidak sendirian. Merasakan rasa obat mata di tenggorokan adalah hal yang sangat umum dan secara anatomis dapat dijelaskan dengan sederhana. Mari kita bedah mengapa mata dan tenggorokan kita seolah-olah memiliki "jalur rahasia" yang saling terhubung.
Sebelum membahas kenapa obat tetes mata pahit di tenggorokan, tentu Sobat Sehat harus tahu mengapa tetes mata bisa sampai ke tenggorokan padahal pemakaiannya lewat mata.
Alasan utama mengapa Sobat Sehat bisa merasakan pahit di tenggorokan adalah adanya saluran yang disebut duktus nasolakrimalis atau saluran air mata.
Tubuh manusia memiliki sistem drainase yang canggih untuk menjaga agar mata tetap lembap namun tidak "banjir". Di sudut mata bagian dalam (dekat hidung), terdapat lubang kecil yang hampir tak kasat mata yang disebut punctum. Lubang ini berfungsi seperti saluran pembuangan air di wastafel.
Saat Sobat Sehat meneteskan obat mata, cairan tersebut akan bercampur dengan air mata alami. Cairan yang berlebih kemudian akan masuk ke dalam punctum, mengalir melalui saluran nasolakrimalis, dan berakhir di rongga hidung.
Dari hidung, cairan tersebut mengalir ke bagian belakang tenggorokan (nasofaring). Di sinilah indra perasa menangkap zat kimia dari obat tersebut, yang bagi kebanyakan orang terasa sangat pahit.
Kebanyakan obat tetes mata, terutama antibiotik, obat glaukoma, atau steroid, mengandung senyawa kimia aktif dan bahan pengawet (seperti benzalkonium klorida) yang secara alami memiliki rasa pahit yang tajam.
Sebab, lidah bagian belakang memiliki konsentrasi reseptor rasa pahit yang tinggi, sedikit saja cairan obat yang mengalir ke sana sudah cukup untuk memicu sensasi rasa yang kuat.
Fenomena ini juga menjelaskan mengapa terkadang saat kita menangis tersedu-sedu, hidung kita menjadi meler dan kita bisa merasakan rasa asin air mata di tenggorokan. Jalurnya persis sama.
Jika alasan kenapa obat tetes mata pahit di tenggorokan adalah karena komposisi pada obat, lalu apakah hal itu berbahaya kalau tertelan?
Secara umum, merasakan pahit di tenggorokan setelah menggunakan obat tetes mata tidak berbahaya. Namun, hal ini menandakan bahwa sebagian obat yang seharusnya bekerja di permukaan mata justru "terbuang" ke saluran drainase dan masuk ke sistem tubuh lainnya.
Pada beberapa jenis obat tertentu, seperti obat tetes mata untuk glaukoma atau atropin, penyerapan obat melalui mukosa hidung dan tenggorokan ke dalam aliran darah dapat menyebabkan efek samping ringan pada tubuh, seperti detak jantung sedikit meningkat atau mulut terasa kering.
Oleh karena itu, meminimalkan jumlah obat yang mengalir ke tenggorokan sangat dianjurkan.
Nah, untuk menghindari tetes mata yang masuk ke tenggorokan, Sobat Sehat bisa menggunakan teknik Punctal Occlusion atau penyumbatan punctum untuk mencegah obat mengalir ke tenggorokan.
Selain menghilangkan rasa pahit, teknik ini memastikan obat tetap berada di mata lebih lama sehingga bekerja lebih efektif. Bagaimana caranya?
Sobat Sehat butuh obat tetes mata yang sesuai dengan resep dokter atau ingin berkonsultasi mengenai cara penggunaan alat kesehatan yang benar?
Apotek K-24 siap membantu 24 jam nonstop! Kami menyediakan berbagai macam obat mata original, mulai dari obat mata merah biasa, artificial tears untuk mata kering, hingga obat tetes mata khusus dengan resep dokter.
Jangan ragu untuk bertanya kepada apoteker kami di gerai terdekat atau melalui layanan Halo Apoteker. Kami akan menjelaskan cara penggunaan obat yang tepat agar Anda mendapatkan manfaat maksimal tanpa gangguan rasa pahit yang mengganggu.
Ingat, pengobatan yang efektif dimulai dari cara pakai yang benar.
Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24!