MAKANAN BERLEMAK SAAT LEBARAN APA SAJA YANG PERLU DIKURANGI PORSINYA?

Bukan rahasia lagi kalau masa-masa lebaran ini banyak masyarakat Indonesia yang mengalami kenaikan kolesterol. Selain karena balas dendam setelah puasa 1 bulan, jenis-jenis makanannya pun juga berpengaruh. Jika demikian, makanan berlemak apa saja yang ada saat lebaran?

Lebaran adalah momen kemenangan, tetapi bagi tubuh kita, ini sering kali menjadi medan tempur. Sebab, meja makan saat Idul Fitri biasanya berubah menjadi "pameran" kuliner yang menggoda selera namun sarat akan lemak jenuh.

Wangi santan yang gurih dan rendang yang empuk seolah memanggil-manggil untuk disantap tanpa henti.

Makanan Berlemak saat Lebaran Apa Saja?

Tanpa strategi yang tepat, perayaan Lebaran bisa berakhir dengan lonjakan kolesterol yang drastis, yang berujung pada rasa pusing, leher kaku, hingga risiko penyakit jantung. Mari kita bedah apa saja "tersangka utama" di meja makan dan bagaimana cara menghadapinya dengan bijak.

Hampir semua hidangan ikonik Lebaran menggunakan santan kelapa yang kental atau jeroan. Ini tentu saja mengandung banyak lemak bukan. Lalu makanan berlemak apa saja yang sering tersaji saat lebaran?

  • Opor Ayam & Gulai yang mengandung Santan. Jika dipanaskan berulang, kandungan lemak jenuh santan akan meningkat dan bisa memicu kenaikan kolesterol jahat.
  • Rendang Daging, kombinasi antara lemak daging sapi dan santan yang dimasak sangat lama menghasilkan kalori dan lemak yang sangat padat.
  • Sambal Goreng Ati, jeroan seperti hati atau ampela adalah "bom" kolesterol. Mengonsumsinya dalam jumlah besar bisa langsung menaikkan kadar kolesterol dalam darah secara signifikan.
  • Gulai Kambing, daging kambing secara alami memiliki lemak jenuh yang tinggi, ditambah lagi dengan kuah santan berbumbu pekat.
  • Kue Kering (Nastar, Kastengel, Putri Salju). Jangan tertipu bentuknya yang kecil. Penggunaan mentega (butter), margarin, dan keju yang berlebihan menjadikan camilan ini kaya akan lemak trans yang berbahaya bagi pembuluh darah.

Siapa nih dari Sobat Sehat yang selalu menyajikan makanan-makanan di atas?

Cara Mencegah Kenaikan Kolesterol secara Drastis saat Lebaran

Jika sudah tahu makanan berlemak apa saja saat Lebaran, Sobat Sehat tentu bisa membuat strategi agar punya rem. Berikut adalah beberapa tips praktis agar kolesterol tidak meledak pasca-Lebaran:

  • Gunakan prinsip piring "T". Isi setengah piring dengan sayuran berserat tinggi, seperempat dengan karbohidrat, dan seperempat sisanya baru untuk lauk berlemak (Opor/Rendang). Serat akan membantu mengikat lemak di saluran cerna sebelum diserap tubuh.
  • Saat mengambil sayur, ambil isinya saja (ayam/daging) dan batasi menyiram kuah santan secara berlebihan ke nasi Sobat Sehat.
  • Hindari minuman manis bersoda atau sirup yang tinggi gula. Gula berlebih dalam tubuh yang tidak terpakai akan diubah menjadi trigliserida (salah satu jenis lemak darah).
  • Jangan hanya duduk seharian saat bersilaturahmi. Sempatkan jalan kaki ringan atau lakukan peregangan di sela-sela kunjungan ke rumah kerabat.
  • Mengonsumsi buah seperti apel, pir, atau pepaya sebelum makan besar bisa memberikan rasa kenyang lebih cepat sehingga Sobat Sehat tidak "kalap" saat melihat opor.

Pentingnya Cek Kesehatan saat Lebaran

Selain cara-cara di atas dan mengurangi porsi dari makanan berlemak apa saja saat lebaran, Sobat Sehat juga perlu rutin cek kolesterol. Sebab, kolesterol tinggi sering kali menjadi “Silent Killer”.

Banyak orang tidak merasakan gejala apa pun sampai kadarnya sudah sangat tinggi dan menyumbat pembuluh darah. Oleh karena itu, mengandalkan "perasaan" saja tidak cukup.

Rutin mengecek kadar kolesterol selama masa Lebaran adalah investasi kesehatan yang sangat penting.

Dengan mengetahui angka pasti kadar kolesterol, Sobat Sehat bisa lebih mawas diri. Jika angka sudah mendekati ambang batas atas (di atas 200 mg/dL), Sobat Sehat harus segera melakukan diet ketat atau berkonsultasi dengan dokter.

Yuk, Cek Kolesterol di Apotek K-24 saat Lebaran

Sobat Sehat tidak perlu mengantre lama di rumah sakit hanya untuk mengecek kadar kolesterol. Selama masa libur Lebaran, Apotek K-24 tetap buka 24 jam nonstop untuk melayani kebutuhan kesehatan Sobat Sehat.

Di banyak gerai Apotek K-24, tersedia layanan cek kesehatan mandiri yang cepat, termasuk cek Kolesterol, Gula Darah, dan Asam Urat. Prosesnya hanya memakan waktu beberapa menit dengan hasil yang akurat.

Bahkan, setiap tanggal 24, Apotek K-24 memberikan diskon 24% bagi Sobat Sehat yang mau cek kesehatan di Apotek K-24. Pas sekali dengan momen Lebaran bukan?

Dengan rutin mengecek di Apotek K-24, Sobat Sehat bisa merayakan kemenangan Lebaran dengan hati tenang karena kesehatan tetap terkontrol.

Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24!