Menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari, persiapan fisik menjadi hal yang sama pentingnya dengan persiapan spiritual. Nah, kalau sudah demikian, pemeriksaan kesehatan apa saja yang perlu dilakukan saat akan memasuki bulan puasa ini?
Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin sebelum mulai berpuasa sangat disarankan. Ini bertujuan agar Sobat Sehat mengetahui kondisi tubuh secara pasti dan dapat mengatur pola makan serta aktivitas dengan tepat.
Jangan sampai niat ibadah yang tulus terganggu karena kondisi tubuh yang tiba-tiba drop atau tidak fit saat berpuasa, ya. Lalu apa saja cek kesehatan yang harus dilakukan sih?
Penting untuk mendeteksi risiko hipertensi atau hipotensi. Mengetahui tensi Sobat Sehat akan membantu mencegah gejala pusing atau pingsan saat tubuh sedang beradaptasi dengan pola makan baru.
Bagi penderita hipertensi, pemeriksaan ini membantu dokter menyesuaikan dosis obat agar tetap aman dikonsumsi saat sahur atau berbuka.
Ini adalah pemeriksaan paling krusial, terutama bagi Sobat Sehat yang memiliki riwayat diabetes atau ingin mencegah risiko hipoglikemia (gula darah terlalu rendah) selama berpuasa.
Puasa sangat erat kaitannya dengan kadar glukosa dalam tubuh karena kita tidak mendapatkan asupan makanan dalam waktu lama.
Pemeriksaan ini sangat krusial untuk menghindari hipoglikemia (kadar gula darah terlalu rendah) yang bisa menyebabkan gemetar dan keringat dingin, atau sebaliknya, lonjakan gula darah yang tidak terkontrol saat berbuka dengan yang manis-manis.
Tes kolesterol juga menjadi jawaban dari pemeriksaan kesehatan apa aja selanjutnya. Dengan mengetahui kadar kolesterol sebelum puasa, Sobat Sehat bisa lebih waspada dalam mengontrol asupan makanan di meja makan.
Ini adalah langkah preventif agar setelah lebaran nanti, kesehatan jantung dan pembuluh darah tetap terjaga. Apalagi, momen Ramadan dan Lebaran sering kali menjadi ajang "balas dendam" dengan berbagai hidangan bersantan, gorengan, dan makanan berlemak
Ibadah Ramadan melibatkan banyak aktivitas fisik, salah satunya adalah salat Tarawih yang mengharuskan kita berdiri dan bersujud dalam waktu cukup lama.
Nah, kadar asam urat yang tinggi sering kali menyebabkan nyeri sendi yang tiba-tiba (rematik). Jangan sampai kekhusyukan salat Tarawih atau aktivitas tadarus Anda terganggu hanya karena kaki yang terasa nyeri atau bengkak.
Melakukan pemeriksaan kesehatan apa aja ini tidak perlu repot dan mahal. Sobat Sehat bisa langsung datang ke gerai Apotek K-24 terdekat untuk melakukan keempat pemeriksaan di atas dengan hasil yang cepat dan akurat.
Hanya dalam hitungan menit, Anda sudah bisa mendapatkan hasil pemeriksaan tensi, gula darah, kolesterol, dan asam urat untuk memantau kondisi kesehatan Sobat Sehat.
Kabar gembira bagi Anda yang ingin berhemat tapi tetap peduli pada kesehatan! Apotek K-24 ada Promo CERAH (Cek Kesehatan Murah) untuk mendukung masyarakat tetap bugar menjelang Ramadan.
Mengingat Ramadan tahun 2026 dimulai di bulan Februari, maka tanggal 24 Januari adalah waktu yang sangat tepat untuk melakukan pemeriksaan ini.
Persiapan yang matang akan membuahkan ibadah yang tenang. Dengan rutin melakukan cek kesehatan, Anda bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih percaya diri dan penuh energi.
Segera kunjungi gerai Apotek K-24 terdekat di kota Sobat Sehat atau pantau informasi lengkapnya melalui sosial media Apotek K-24 di Instagram @k24sobatsehatkitakita dan TikTok @apotekk24official. Sehat itu mudah, apalagi kalau bisa dapat harga murah!
Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24!