HAL-HAL YANG PERLU ANDA KETAHUI TENTANG PIL KB

Bagi beberapa pasangan yang sudah menikah, menunda kehamilan menjadi suatu pilihan karena alasan-alasan tertentu. Solusi untuk menunda kehamilan tersebut adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi, salah satunya kontrasepsi oral atau pil KB. Namun, saat pertama kali melihat pil KB kebanyakan wanita akan berpikir, “Kok banyak sekali jumlahnya? cara minumnya gimana ?”  Berikut adalah penjelasannya :



Apa itu pil KB?


Pil KB adalah salah satu jenis kontrasepsi oral hormonal yang mengandung zat tunggal progesteron ataupun zat kombinasi antara hormon estrogen dan progesteron. 



Bagaimana cara kerja pil KB?


Ada dua cara kerja pil KB. Menurut Prof. Dr. Biran Affandi, SpOG(K) dari Asia Pasific Council on Contraception (APCOC) Indonesia, pil KB yang bekerja di otak dan sekeliling rahim (tuba falopi dan uterus) akan mencegah lepasnya dua hormon kunci penyebab terjadinya pembuahan, yaitu Follicle Stimulating Hormon (FSH) yang berperan dalam pematangan sel telur dan Luteinizing Hormon (LH) yang menyebabkan pembuahan di tengah masa siklus.

FSH dan LH diproduksi secara alami oleh tubuh ketika tingkat hormon progesteron dan estrogen sedang rendah. Berhubung pil KB mengandung kedua hormon tersebut, maka level progesteron dan estrogen dalam tubuh dijaga agar tetap tinggi, sehingga siklus produksi FSH/LH tidak dapat dimulai. Selain itu, pil KB juga dapat mengentalkan lendir di leher uterus (cervix) sehingga sperma tidak dapat menembus masuk ke dalam rahim.



Apa saja jenis pil KB?


a. Minipil atau Pil KB Laktasi. Jenis pil KB ini hanya mengandung hormon progesteron sehingga cocok untuk wanita yang mempunyai alergi terhadap hormon estrogen, wanita pasca bersalin, atau ibu menyusui (hormon estrogen dapat menekan produksi ASI).


b. Pil KB Kombinasi. Pil KB jenis ini mengandung kombinasi hormon estrogen dan progesteron. Jika diminum secara teratur, tingkat efektivitas pencegahan kehamilan pil KB ini lebih tinggi daripada minipil, yaitu bisa mencapai 99%. Jenis pil KB kombinasi ada yang bersifat androgen dan non-androgen. Pil KB kombinasi non-androgen sering dikaitkan dengan fungsi kecantikan, juga berfungsi mengurangi jerawat dan kelebihan rambut halus di wajah. Selain itu ada efek antiduretik yang dapat mengurangi penumpukan cairan pada tubuh sehingga tidak akan menyebabkan kenaikan berat badan.



Siapa saja yang dapat mengkonsumsi pil KB?


Pil KB dapat dikonsumsi oleh setiap wanita yang sehat dan aktif secara seksual tetapi harus dengan konsultasi bidan atau dokter kandungan karena untuk dapat mengkonsumsi pil KB beberapa aspek kesehatan wanita harus diperiksa.

Namun, ada beberapa kriteria wanita yang tidak diperbolehkan mengkonsumsi pil KB, yaitu : wanita yang berusia lebih dari 35 tahun dan merokok, wanita hamil atau menyusui, memiliki riwayat penyakit jantung, resiko darah tinggi, diabetes, dan riwayat depresi.



Apa kelebihan pil KB?


1. Aman dan tidak mengganggu hubungan seksual,

2. Dapat mengurangi minyak dan jerawat pada kulit

3. Dapat meredakan rasa sakit akibat endometriosis (jaringan yang seharusnya hanya terdapat di dalam rahim tetapi ditemukan di bagian lain dalam tubuh wanita),

4. Mencegah kehamilan ektopik (di luar rahim),

5. Mengurangi defisiensi zat besi pada penderita anemia, dan

6. Cepat mengembalikan kesuburan setelah berhenti meminum.

 


Apakah ada efek samping jika meminum pil KB?


Beberapa efek samping yang timbul jika meminum pil KB adalah: sakit kepala, mual, nyeri payudara, perubahan libido, depresi, perdarahan vagina atau bercak diantara masa haid. Efek samping tersebut hanya muncul pada awal masa pemakaian kurang lebih 3 bulan.



Apakah pil KB bisa menyebabkan kenaikan berat badan?


Sebagian wanita mengeluhkan konsumsi pil KB menyebabkan kenaikan berat badan. Sebenarnya yang terjadi TIDAK demikian. Hormon estrogen yang terkandung dalam pil KB secara langsung mempengaruhi jaringan lemak (terutama di payudara, pinggang, paha) dan memperbesar ukurannya, tetapi tidak memperbanyak jumlah jaringan lemak tersebut. Oleh karena itu, berat badan seakan-akan naik.



Berapa lama waktu untuk mengembalikan kesuburan setelah berhenti minum pil KB?


Hanya dibutuhkan waktu sekitar 2 minggu sebelum seorang wanita yang rutin meminum pil KB kembali ber-ovulasi (pelepasan sel telur oleh ovarium). Haid akan dimulai sekurang-kurangnya 4 hingga 6 minggu setelah konsumsi Pil KB yang terakhir.



Bagaimana aturan minum pil KB?


Umumnya, untuk pencegahan kehamilan pil KB diminum di hari pertama haid dan dilanjutkan selama 21 hari, lalu berhenti selama satu minggu. Setelah itu, ritme 21 hari dimulai lagi. Tetapi, ada pil KB yang diminum setiap hari sampai sekitar 3-4 bulan, diikuti istirahat 1 minggu. Hal ini tergantung dari pemeriksaan dan petunjuk dokter. Jeda waktu minum antara dua pil KB tidak boleh lebih dari 36 jam. Namun, ada pil KB tertentu yang harus diminum pada waktu yang sama setiap harinya (jeda tidak lebih dari 24 jam).

 


Apa yang harus dilakukan jika lupa minum pil KB?


Dosis pil KB saat ini masih rendah. Jeda minum lebih dari 24 jam akan membuat kadar hormon alat kontrasepsi itu dalam darah semakin rendah sehingga efektivitasnya berkurang. Bila terlanjur lupa minum selama 2 hari, misalnya segera minum dua pil sekaligus. Namun bila jedanya terlewat cukup lama, pil harus diminum  kembali ke jadwal semula.

 


Kesimpulannya, pil KB relatif aman dan mudah digunakan. Apakah Anda tertarik memilih jenis kontrasepsi ini? Hal yang perlu diingat adalah keteraturan (diminum pada waktu yang sama setiap hari), karena jika tidak teratur keseimbangan hormon akan terganggu.



Sumber : tabloid-nakita.com, tipskesehatan.web.id, go4healthylife.com