Memasuki usia 1 tahun, sistem pencernaan anak sudah semakin matang dan mereka mulai bertransformasi dari bayi menjadi toddler. Susu sudah menjadi pelengkap bukan lagi sumber nutrisi utama bagi si Kecil. Lalu susu apa untuk anak 1 tahun yang cocok untuk diminum sehari-hari?
Memilih susu yang tepat untuk anak usia satu tahun sering kali memicu diskusi panjang di kalangan orang tua. Apakah harus lanjut ASI? Apakah sudah boleh minum susu sapi murni? Atau perlukah susu formula pertumbuhan?
Mari kita bedah panduan lengkap mengenai kebutuhan susu untuk anak usia satu tahun agar nutrisinya terpenuhi secara optimal.
Penting untuk diingat bahwa World Health Organization (WHO) tetap merekomendasikan pemberian Air Susu Ibu (ASI) dilanjutkan hingga anak berusia dua tahun atau lebih.
Pada usia satu tahun, ASI masih menyumbangkan sekitar sepertiga dari total kebutuhan energi harian anak serta memberikan perlindungan antibodi yang tidak dimiliki oleh jenis susu lain.
Jika ibu masih bisa menyusui, lanjutkanlah proses ini sebagai sumber kenyamanan dan nutrisi tambahan yang berharga.
Jika karena satu dan lain hal pemberian ASI harus berhenti, anak usia satu tahun sudah diperbolehkan mengonsumsi susu sapi murni (whole cow's milk), baik dalam bentuk pasteurisasi maupun UHT (Ultra High Temperature).
Mengapa harus full cream atau whole milk? Pada usia ini, lemak sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak yang sangat pesat. Lemak dalam susu sapi murni menyediakan energi yang padat untuk menunjang aktivitas anak yang mulai aktif bergerak.
Namun, pastikan susu yang diberikan adalah varian tawar (plain) untuk menghindari ketergantungan anak pada rasa manis sejak dini.
Banyak orang tua memilih susu formula pertumbuhan yang telah difortifikasi. Susu jenis ini biasanya telah diperkaya dengan berbagai zat gizi mikro yang mungkin sulit didapatkan hanya dari makanan harian, seperti:
Susu formula pertumbuhan bisa menjadi pilihan jika anak tergolong pemilih makanan (picky eater) atau memiliki risiko kekurangan nutrisi tertentu berdasarkan evaluasi dokter anak.
Meski susu sangat bergizi, pemberiannya tidak boleh berlebihan. Konsumsi susu yang terlalu banyak dapat membuat anak merasa kenyang sehingga mereka menolak makan makanan padat. Padahal, nutrisi dari sayur, daging, buah, dan karbohidrat sangat krusial di usia ini.
Peralihan dari botol ke gelas adalah tantangan tersendiri. Berikut beberapa tips praktis yang bisa dilakukan:
Mencari susu untuk anak usia satu tahun tidak boleh sembarangan. Kualitas produk, cara penyimpanan, hingga keaslian barang adalah hal yang mutlak diperhatikan demi keamanan kesehatan si Kecil.
Jika Sobat Sehat membutuhkan susu untuk anak usia satu tahun, Apotek K-24 bisa jadi solusinya. Mengapa memilih Apotek K-24? Karena Apotek K-24 menyediakan berbagai kebutuhan susu untuk anak-anak dengan standar farmasi yang ketat.
Mulai dari susu pertumbuhan standar, susu khusus untuk alergi (soya atau hidrolisat parsial), hingga susu untuk menambah berat badan tersedia di sini. Selain itu, semua produk susu di Apotek K-24 berasal dari distributor resmi, jadi 100% ASLI.
Nah, misal Sobat Sehat bingung memilih antara satu merek dengan merek lainnya, apoteker di gerai siap memberikan informasi mengenai kandungan gizi yang tertera pada kemasan.
Masa transisi di usia satu tahun memang menantang, namun dengan pemilihan susu yang tepat, Sobat Sehat telah memberikan dukungan terbaik bagi pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak.
Selalu dampingi pemberian susu dengan pola makan gizi seimbang dan konsultasikan dengan dokter anak jika terdapat reaksi alergi tertentu.