WASPADAI BERBAGAI PENYAKIT INI SAAT MUSIM PANCAROBA TIBA!

 Musim pancaroba merupakan peralihan antara musim kemarau menuju musim penghujan, atau bisa juga sebaliknya. Pancaroba ditandai dengan cuaca yang tidak menentu seperti banyak angin, udara panas, juga hujan yang datang tiba-tiba dalam waktu singkat. Akibat kondisi cuaca yang tak menentu inilah musim pancaroba erat dikaitkan dengan munculnya berbagai penyakit.

Cuaca yang tidak menentu ini berpengaruh terhadap penurunan daya tahan tubuh. Suhu tubuh manusia bisa secara tiba-tiba berubah menyesuaikan perubahan iklim. Hal ini tentunya bisa mengganggu sistem organ tubuh. Saat tubuh mulai beradaptasi dengan perubahan musim, daya tahan tubuh pun secara otomatis akan menurun.  

Tak hanya itu, angin yang terasa panas saat musim pancaroba pun banyak mendatangkan debu yang mudah masuk ke dalam saluran pernapasan. Akibatnya, saluran pernapasan pun mengalami iritasi dan memicu gangguan, misalnya seperti batuk kering.

Selain itu, saat musim pancaroba pun diyakini banyak kuman yang berkembang lebih banyak dibandingkan musim lainnya. Kuman-kuman ini bahkan lebih cepat berkembang di dalam tubuh saat temperatur berubah-ubah. Inilah yang menyebabkan banyak orang yang jatuh sakit saat masa peralihan musim.

Berikut ini merupakan beberapa penyakit yang sering dijumpai saat musim pancaroba. Yuk simak lebih lanjut! 

Diare

Virus dan bakteri bisa saja terbang terbawa angin dan melekat di makanan yang akan Anda santap. Hal inilah yang menyebabkan diare. Untuk mencegahnya, jangan lupa untuk selalu menanamkan kebersihan diri dan makanan yang akan Anda konsumsi. Biasakan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan hindari jajan sembarangan di tempat yang tidak terjamin kebersihannya.

Sakit Kepala

Saat musim pancaroba, tekanan udara yang menurun dengan tajam dan kelembapan udara yang naik atau suhu udara yang tiba-tiba menurun bisa memicu sakit kepala, terutama migrain. 

Infeksi Saluran Pernapasan

Infeksi saluran pernapasan seperti influenza lebih mudah ditularkan saat musim pancaroba. Influenza umumnya ditandai dengan batuk, pilek, juga sakit tenggorokan. Gejala lainnya seperti demam dan pegal-pegal pun bisa menyusul.

Demam Berdarah Dengue (DBD)

Nyamuk Aedes aegypti bisa berkembang dengan dengan cepat saat musim pancaroba. Banyaknya genangan air menyebabkan nyamuk-nyamuk berkembang biak. 

Asma & Alergi

Peralihan cuaca saat musim pancaroba ini juga bisa menyebabkan kambuhnya asma dan alergi, baik alergi dingin ataupun alergi debu.

Tifus

Tifus atau demam tifoid yang lebih sering disebut tipes ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi dan umumnya ditularkan oleh sanitasi yang buruk. Gejala dari penyakit ini adalah demam, mual, muntah, diare, atau susah buang air besar.


Perubahan cuaca memang tidak bisa kita kendalikan. Namun Anda bisa menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga pola makan dengan konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, olahraga teratur, dan hindari stress. Bila perlu, Anda juga bisa mengkonsumsi suplemen dan multivitamin untuk lebih menjaga daya tahan tubuh dengan maksimal.



Source:

Dilansir dari berbagai sumber