KURANG TIDUR BISA BIKIN GEMUK, BENARKAH?

 Beberapa orang menjalani pola hidup yang kurang teratur saat menjalani masa karantina mandiri akibat pandemi virus corona. Misalnya saja dari makan yang kurang terkontrol hingga tidur yang tidak teratur. Akibatnya, tidak sedikit orang yang mengeluhkan pertambahan berat badan saat mengisolasi mandiri di rumah. 

 Nyatanya, berat badan yang melonjak tidak hanya diakibatkan oleh asupan kalori yang berlebihan, tapi juga bisa dipengaruhi oleh kurangnya kecukupan dan kualitas tidur. Jika Anda merasakan pertambahan berat badan, coba periksa waktu tidur Anda. Karena bisa jadi berat badan Anda bertambah karena kualitas dan waktu tidur yang kurang.

Kurang tidur bisa mempengaruhi nafsu makan seseorang. Inilah sebabnya orang yang memiliki masalah kurang tidur secara kronis cenderung memiliki berat badan berlebih, bahkan obesitas. 

Di dalam tubuh seseorang, nafsu makan dipengaruhi oleh dua hormon yakni hormon lapar yaitu ghrelin dan hormon kenyang yang disebut leptin. Seseorang yang kurang tidur biasanya akan mengalami peningkatan kadar hormon ghrelin dan penurunan hormon leptin. Karenanya, ia akan cenderung makan berlebihan dan mengalami peningkatan berat badan. 

Terganggunya keseimbangan hormon akibat kurang tidur ini menyebabkan seseorang cenderung mengkonsumsi kalori 300 kali lebih banyak dibandingkan saat waktu tidurnya cukup. Sebagian besar kalori ini pun muncul dari konsumsi makanan tinggi karbohidrat dan lemak. 

Tidak hanya itu, kurang tidur pun bisa mempengaruhi laju metabolisme dan pembakaran kalori. Dilansir dari Klikdokter.com, terdapat studi yang menyatakan jika seseorang yang sebelumnya kurang tidur, pada pagi hari setelahnya, pembakaran kalori akan berkurang hingga 5-20 persen untuk beberapa proses seperti bernafas dan mencerna. Hal ini menunjukkan jika metabolisme tubuh melambat jika kurang tidur dan mengakibatkan tubuh cenderung akan menyimpan lebih banyak lemak. 

Studi yang ada dalam jurnal Annals of Internal Medicine menyebutkan jika kurang tidur selama empat hari saja bisa meningkatkan berat badan. Apalagi jika kondisi ini berlangsung dalam waktu yang lama. Kenanya, meskipun sedang mengkarantina diri di rumah, usahakan agar jam tidur Anda tetap tercukupi dengan baik. 

Setiap orang memang memiliki kebutuhan tidur yang berbeda-beda. Namun umumnya orang dewasa memerlukan jam tidur setidaknya 7-8 jam per hari dan normalnya tidak kurang dari 6 jam per hari.  

Selain mengusahakan durasi waktu tidur yang cukup, usahakan pula agar tidur anda tetap berkualitas. Perhatikan juga faktor-faktor seperti gaya hidup, pekerjaan, stress hingga adanya penyakit tertentu atau hal-hal lain yang membuat tidur tidak berkualitas. Semuanya perlu dikenali  agar tidak mengakibatkan masalah lain yang lebih kompleks, seperti diabtes atau hipertensi. 


Source:

Klikdokter.com