KEBAHAGIAAN DAN KESEHATAN

Sejak dahulu, banyak peneliti yang mencoba melakukan penelitian untuk melihat hubungan antara kebahagiaan dengan kesehatan. Mereka ingin mengetahui apakah orang yang bahagia adalah orang yang memiliki kesehatan yang lebih baik?

Pada dasarnya, kebahagiaan memiliki arti yang berbeda, antara satu orang dengan orang lainnya. Kebahagiaan adalah sebuah ungkapan emosi yang bisa dirasakan semua orang. Profesor Ruut Veenhoven, mendefinisikan kegahagiaan dalam tulisannya World Database of Happiness. Menurut pendapatnya, kebahagiaan adalah suatu ukuran tentang seberapa suka seseorang dalam menikmati hidup yang dijalani. Ia juga mencoba menarik hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan.


Orang Yang Bahagia Lebih Panjang Umur

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kebahagiaan, dan semua faktor kebahagiaan, memang senantiasa berhubungan dengan peningkatan kesehatan. Menuru Venhoveen, orang-orang yang selalu bahagia biasanya lebih panjang umur.

Kebahagiaan dapat membantu untuk menjaga tubuh agar selalu sehat. Tubuh yang sehat akan membuat semua sistem di dalamnya berjalan baik, dan sangat sulit dimasuki kuman penyakit yang berbahaya. Hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan dalam penelitian Venhoveen terlihat sangat jelas, dan hal ini didukung oleh banyak peneliti lainnya.


Orang Yang Bahagia Kecil Kemungkinan Terkena Serangan Jantung

Misalnya penelitian yang dilakukan oleh Dr. Andrew Steptoe, seorang penulis  yang juga seorang Professor dari Yayasan Psikologi Universitas College London. Beliau mencoba menganalisa hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan, pada 200 pria dan wanita di London, Inggris. Hasil penelitiannya ditemukan, energi positif yang muncul akibat perasaan bahagia, mampu menurunkan risiko terkena kanker, jantung koroner dan stroke.

Menurut Dr. Andrew, kortisol memegang peranan penting dalam hal mencegah gangguan kesehatan. Orang yang stress memiliki kadar hormone kortisol yang tinggi, yang menyebabkan ia rentan terkena gangguan jantung dan metabolisme.


Hubungan Antara Kebahagiaan dan Kesehatan Terlihat Dari Pola Tidur Sehari-hari

Dr Karina W Davison dan rekan-rekan dari the Center for Behavioral Cardiovascular Health, Columbia University Medical Center, New York, juga melakukan penelitian yang sama, yaitu mengcari hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan. Penelitian yang dilakukan pada 1700 pria dan wanita di Kanada ini, menghasilkan kesimpulan bahwa kebahagiaan mengurangi risiko penyakit jantung.Mereka juga menyampaikan hal yang sama, dimana kebahgiaan akan mengurangi risiko terkena penyakit jantung sebanyak 22%.

Menurut Davison, orang-orang yang bahagia, cenderung memiliki pola tidur  yang lebih baik. Jika pola tidur seseoarang baik, maka kesehatannyapun akan menjadi lebih baik. Kesehatan yang baik adalah salah satu tips untuk bisa mengendalikan stress. Orang-orang yang sehat juga berada pada posisi yang lebih bahagia disbanding orang-orang yang sakit.

Ada banyak sekali penelitian yang mengkaji tentang hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan. Dan, semua penelitian tersebut menyatakan adanya hubungan yang positif. Beberapa peneliti juga meyakinkan bahwa orang yang bahagia memiliki kemungkinan hidup lebih lama, disbanding orang yang sering mengalami stress dalam hidup mereka.

Nah, jika sudah mengetahui hubungan antara kebahagiaan dan kesehatan ini, sebaiknya mulai dari sekaran Anda mulai belajar untuk mengendalikan stress pada diri Anda.

Salam Bahagia Sobat Sehat..