MINUM TEH SELAGI PANAS DAPAT TURUNKAN RISIKO GLAUKOMA!

Teh bila di Jepang menjadi jenis minuman yang mempunyai berbagai filosofi tersendiri. Kegunaannya yang beragam dan cara minumnya pun telah menjadi tradisi yang dijaga hingga kini. Bagaimana di Indonesia? Mungkin tidak sesakral di Jepang, walau hampir setiap pagi seluruh warga Indonesia pasti menyeruput teh yang panas. Teh masih panas diyakin mempunyai manfaat yang baik bagi tubuh. Terlebih merujuk pada hasil penelitian yang dipublikasikan di British Journal of Ophthalmology terbaru bahwa teh dapat menurunkan risiko glaukoma atau penyakit mata dikarenakan kerusakan syaraf mata. Glaukoma adalah salah satu penyebab utama kebutaan di seluruh dunia. Adanya Glaukoma menyebabkan tekanan cairan dalam mata sehingga saraf optik rusak. Jumlah total penderitanya mencapai 57,5 juta orang dan diprediksikan terus meningkat hingga angka 65 juta pada 2020.

Penelitian dilakukan sekitar 10.000 orang di Amerika Serikat, dengan melakukan pemeriksaan fisik, sampel darah dan wawancara intensif. Hasil mengejutkan untuk partisipan yang sering menyedu teh masih panas memiliki risiko glaukoma yang rendah, ketimbang yang tidak. Bahkan hampir 74% partisipan minum teh panas tidak mengalami glaukoma. Namun dalam penelitian tidak menyebutkan seberapa banyak teh yang diminum berkaitan dengan takaran teh dan ukuran gelasnya. Selain itu teh mengandung antioksidan dan bahan kimia antiinflamasi dan neuroprotektif, yang dikaitkan penurunan risiko kondisi serius, seperti penyakit jantung, kanker, dan diabetes.

Sumber : liputan6.com