REKOMENDASI OBAT AGAR LUKA CEPET KERING

Kini, konsultasi obat bisa dilakukan di rumah. Sebagai Sobat Sehat masyarakat Indonesia, Apotek K-24 menyediakan layanan Halo Apoteker yang memungkinkan pasien untuk melakukan konsultasi obat dari rumah. Berbagai pertanyaan dan konsultasi mengenai obat serta masalah kesehatan bisa disampaikan melalui Halo Apoteker. Semua pertanyaan akan dijawab oleh apoteker-apoteker handal dan profesional dari Apotek K-24. Temukan juga jawaban yang Anda inginkan di berbagai kategori keluhan yang tersedia. Segera sampaikan pertanyaan Anda, dan apoteker kami akan menjawab.

Dok ibu saya mengalami kecelakaan 2 Minggu yang lalu dan sekarang terdapat luka dibagian kaki itu sudah berhari2 sulit banget kering ,kira2 di kasih obat apa ya kak agar cepet kering untuk bagian luka nya

Jawaban tentang "Rekomendasi obat agar luka cepet kering"

Salam sehat Sdr/i Sandra,


Terima kasih atas pertanyaan yang Anda ajukan kepada Halo Apoteker.

Sebagai informasi, rubik ini diasuh oleh Apoteker Apotek K-24. Jawaban yang disampaikan hanya bersifat informatif dan tidak dapat menggantikan diagnosa dokter.


Luka yang tidak diobati atau dirawat dengan baik akan menyebabkan infeksi. Dan apabila sudah infeksi akan menyebabkan peradangan dengan ditandai bengkak dan sampai bernanah.


Namun saya bisa memberikan rekomendasi, apabila luka tersebut tidak kunjung sembuh. Yang pertama, oles luka dengan antibiotika bentuk krim atau salep yang mengandung Gentamycin (merk dagang : Sagestam , Garamycin , Salticin , dll) Namun perlu diketahui, Gentamycin ini adalah obat yang harus digunakan sesuai dengan resep dokter atau petunjuk pemakaian.


Selain itu, luka yang tidak kunjung sembuh juga dipengaruhi oleh kadar gula darah. Apabila penderita diabetes atau kadar gula darah tinggi, akan memberikan resiko untuk luka lama sembuh.


Bila keluhan tidak kunjung membaik setelah tindakan-tindakan di atas, segera kunjungi dokter atau layanan kesehatan yang lain untuk pemeriksaan lebih lanjut dan perawatan lukanya supaya tidak memberikan komplikasi lanjutan.


Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.   

KOMENTAR

TAMBAH KOMENTAR

TAMBAH KOMENTAR