KALAZION

Kini, konsultasi obat bisa dilakukan di rumah. Sebagai Sobat Sehat masyarakat Indonesia, Apotek K-24 menyediakan layanan Halo Apoteker yang memungkinkan pasien untuk melakukan konsultasi obat dari rumah. Berbagai pertanyaan dan konsultasi mengenai obat serta masalah kesehatan bisa disampaikan melalui Halo Apoteker. Semua pertanyaan akan dijawab oleh apoteker-apoteker handal dan profesional dari Apotek K-24. Temukan juga jawaban yang Anda inginkan di berbagai kategori keluhan yang tersedia. Segera sampaikan pertanyaan Anda, dan apoteker kami akan menjawab.

Pakai obat apa yang ampuh untuk kalazion

Jawaban tentang "Kalazion"

Salam sehat Bp. Alvian,


Terima kasih atas pertanyaan yang Anda ajukan kepada Halo Apoteker.

Sebagai informasi, rubik ini diasuh oleh Apoteker Apotek K-24. Jawaban yang disampaikan hanya bersifat informatif dan tidak dapat menggantikan diagnosa dokter.


Kalazion adalah pembengkakan atau benjolan yang sebagian besar terdapat pada kelopak mata bagian atas. Benjolan ini terkadang juga disebut dengan kista kelopak mata atau kista meibom. Pembentukannya berawal dari penumpukan kelenjar minyak (meibom) secara perlahan dan kemudian menyebabkan penyumbatan.  


Kalazion bisa sembuh dengan sendirinya, dan lakukan hal berikut untuk membantu penyembuhan :

  • Kompres kelopak mata yang terkena kalazion dengan air hangat untuk mengurangi pembengkakan. Lakukan selama 10–15 menit dan ulangi 3–4 kali dalam sehari.
  • Pijat lembut area benjolan setelah dikompres dengan air hangat, untuk mengeluarkan cairan dari dalam benjolan. Pastikan tangan Anda sudah dibersihkan sebelum melakukan pemijatan.
  • Bersihkan kelopak mata yang terkena kalazion setidaknya dua kali sehari, untuk menghilangkan minyak dan sel kulit mati yang ada pada kulit daerah benjolan. Gunakan sabun yang lembut 
Untuk terapi medis yang bisa dilakukan dengan menggunakan salep atau tetes mata yang mengandung antibiotik seperti Cendo Genta Salep mata, Erlamycetine Salep Mata atau jenis antibiotik yang lain.
Bila sakit berlanjut setelah hal hal diatas, silahkan periksakan ke dokter spesialis mata untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.   

KOMENTAR

TAMBAH KOMENTAR

TAMBAH KOMENTAR