APA RISIKO MENGONSUMSI OBAT YANG SUDAH KEDALUWARSA? JANGAN SAMPAI TERLEWAT!

Sobat Sehat, pernah tidak menemukan obat lama di kotak obat dan baru menyadari bahwa tanggal kedaluwarsanya sudah lewat? Mungkin ada yang berpikir, “Kalau bentuk dan warnanya masih sama, berarti masih aman dikonsumsi.” Padahal, ini bisa berbahaya untuk kesehatan. Lalu apa saja risiko mengonsumsi obat yang sudah kedaluwarsa?

Kebiasaan seperti ini harus dihilangkan, ya Sobat Sehat. Sebab, makan makanan yang sudah kedaluwarsa saja bisa menyebabkan keracunan, bagaimana dengan obat?

Apa Risiko Mengonsumsi Obat yang Sudah Kedaluwarsa?

Tanggal kedaluwarsa pada kemasan obat bukan sekadar informasi tambahan. Tanggal tersebut menunjukkan batas waktu ketika produsen menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas obat apabila disimpan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lantas, apa saja risiko mengonsumsi obat yang sudah kedaluwarsa? Simak penjelasannya berikut:

Penurunan Efektivitas Obat

Salah satu risiko utama mengonsumsi obat kedaluwarsa adalah penurunan efektivitas. Seiring berjalannya waktu, zat aktif dalam obat dapat mengalami perubahan atau penurunan potensi.

Akibatnya, obat mungkin tidak bekerja sebagaimana mestinya. Kondisi ini tentu dapat menjadi masalah, terutama ketika obat digunakan untuk menangani kondisi yang membutuhkan terapi secara tepat.

Mengonsumsi obat kedaluwarsa dengan harapan mendapatkan manfaat yang sama seperti obat yang masih dalam masa berlaku bukanlah pilihan yang bijak.

Perubahan Zat yang Bisa Bersifat Racun

Apa saja risiko mengonsumsi obat yang sudah kedaluwarsa? Sobat Sehat bisa saja mengalami keracunan karena adanya perubahan zat setelah obat memasuki masa kedaluwarsa.

Tidak hanya kehilangan khasiat, beberapa jenis obat yang sudah kedaluwarsa dapat mengalami perubahan struktur kimia. Perubahan ini bisa memicu terbentuknya senyawa baru yang bersifat racun bagi tubuh.

Sebagai contoh, tetrasiklin (sejenis antibiotik) yang kedaluwarsa dilaporkan dapat berubah komponen kimianya menjadi zat yang berbahaya dan berpotensi merusak organ ginjal.

Risiko Kontaminasi Bakteri dan Jamur

Terutama pada obat-obat berbentuk cair (seperti sirup, obat tetes mata, atau salep), risiko kontaminasi mikroorganisme sangat tinggi setelah kemasannya dibuka dan melewati batas waktu.

Obat cair yang terkontaminasi bakteri atau jamur, jika teteskan ke mata atau diminum, dapat memicu infeksi baru, iritasi parah, hingga keracunan pencernaan.

Proses Pengobatan Jadi Tidak Optimal

Pengobatan menjadi tidak optimal menjadi jawaban dari apa saja risiko mengonsumsi obat yang sudah kedaluwarsa yang selanjutnya. Bayangkan ketika sedang membutuhkan obat, tetapi obat yang tersedia ternyata sudah kedaluwarsa.

Jika tetap digunakan dan efektivitasnya menurun, kondisi yang sedang ditangani mungkin tidak mendapatkan terapi secara optimal. Dalam situasi tertentu, hal ini dapat membuat seseorang menunda mendapatkan penanganan yang tepat.

Oleh karena itu, selalu periksa tanggal kedaluwarsa sebelum mengonsumsi obat.

Buang Limbah Obat Kedaluwarsa di Apotek K-24

Jika menemukan obat yang sudah kedaluwarsa, jangan menggunakannya dan jangan pula membuang obat sembarangan. Sobat Sehat bisa membawanya ke Apotek K-24 terdekat karena ada program ABANG LIMBAT (Ayo Buang Limbah Obat di K-24).

Jadi, Sobat Sehat tidak perlu bingung bagaimana caranya dalam mengelola sampah obat yang sudah kedaluwarsa.

Untuk mengetahui cara pembuangan yang tepat, Sobat Sehat dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan apoteker atau mengikuti ketentuan pengelolaan obat yang berlaku di wilayah masing-masing.

Agar tidak salah menggunakan obat, biasakan melakukan pemeriksaan kotak obat di rumah secara berkala. Pisahkan obat yang sudah kedaluwarsa dari obat yang masih dapat digunakan.

Pastikan Selalu Aman, Apotek K-24 Siap Melayani 24 Jam!

Masih ragu apakah obat yang Sobat Sehat miliki masih layak digunakan? Atau ingin mengetahui cara menyimpan dan menggunakan obat dengan benar? Jangan mengambil keputusan sendiri. Apotek K-24 siap melayani Sobat Sehat, baik secara offline maupun online.

Ada beberapa pilihan konsultasi yang dapat dimanfaatkan:

  1. Datang Langsung ke Gerai: Kunjungi gerai Apotek K-24 terdekat di lingkungan Sobat Sehat kapan pun dibutuhkan. Gerai kami siap melayani Sobat Sehat 24 jam non-stop setiap hari.
  2. Konsultasi lewat Layanan Halo Apoteker: Manfaatkan fitur interaktif ini untuk mendapatkan panduan cepat dan informasi obat yang akurat langsung dari apoteker berlisensi kami.
  3. Konsultasi lewat Sosial Media Resmi: Kirimkan pertanyaan atau pesan kesehatan melalui akun resmi kami di Instagram @k24sobatsehatkitakita, TikTok @apotekk24official, serta X (Twitter) @apotekk24id.
  4. Chat WhatsApp di Masing-Masing Gerai: Ingin memeriksa ketersediaan obat baru atau berkonsultasi langsung ke gerai terdekat? Gunakan layanan chat WhatsApp gerai yang nomor kontaknya bisa Sobat Sehat temukan dengan mudah melalui menu LOKASI APOTEK di website atau aplikasi kami.
  5. Live Chat di Aplikasi K24Klik: Unduh aplikasi K24Klik di smartphone Sobat Sehat dan manfaatkan fitur live chat untuk terhubung secara real-time dengan apoteker kami tanpa harus beranjak dari rumah.

Yuk, rutin periksa kotak obat di rumah Sobat Sehat sekarang juga! Buang obat yang sudah kedaluwarsa secara aman, dan penuhi kebutuhan obat baru yang tepercaya bersama Apotek K-24.

Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24!