6 CARA MENGATASI MAAG SAAT PUASA AGAR IBADAH TETAP LANCAR

Sakit maag mungkin bukan masalah kesehatan yang serius dan tidak begitu berbahaya bagi kesehatan. Namun, sakit maag ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi jika gangguan tersebut terjadi ketika Sobat Sehat sedang puasa. Pasti kondisi ini sangat tidak nyaman, lalu bagaimana cara mengatasi maag saat puasa?

Umumnya, orang yang terkena maag akan mengalami beberapa gejala, seperti perut kembung, nyeri perut, mual, dan perut terasa sangat penuh. Maag sering terjadi pada orang-orang yang pola makannya tidak teratur atau perutnya sering dalam keadaan kosong. Oleh karenanya, penderita maag ini sangat bergantung pada pola makan dan menu makan.

Cara Mengatasi Maag saat Puasa agar Tetap Lancar

Jika demikian, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para penderita maag. Maag yang tiba-tiba kambuh saat penderita sedang berpuasa karena perut kosong bisa mengganggu puasa. Bahkan pada beberapa kasus ada yang memilih membatalkan karena tidak kuat menahan sakit.

Oleh karena itu, ada beberapa cara yang bisa Sobat Sehat lakukan jika maag kambuh saat puasa berlangsung. Berikut beberapa langkah untuk meredakan sakit maag ketika puasa:

1. Tenangkan Diri

Apabila merasakan nyeri perut yang tiba-tiba ketika berpuasa, usahakan untuk jangan panik dan tenangkan diri. Caranya adalah dengan cari tempat yang nyaman untuk beristirahat, seperti kasur atau sofa. Setelah itu, tarik napas lewat hidung dan keluarkan secara perlahan-lahan lewat mulut.

Lakukan hal tersebut beberapa saat hingga tubuh terasa nyaman dan tenang.

2. Longgarkan Pakaian

Cara mengatasi maag saat puasa yang selanjutnya adalah melonggarkan pakaian yang dirasa menghimpit tubuh, apalagi di bagian perut. Sebab, pakaian yang ketat bisa memberikan tekanan berlebih pada perut.

Tekanan pada perut ini tidak baik untuk sakit maag yang sedang kambuh karena dapat menambah rasa ketidaknyamanan.

3. Tinggikan Bagian Atas Tubuh

Sakit maag pada umumnya bisa disebabkan karena asam lambung yang naik ketika perut kosong selama berpuasa. Asam lambung yang mengenai dinding lambung inilah yang membuat gejala maag bisa terjadi.

Oleh karena itu, mengatasi maag bisa dengan meninggikan tubuh bagian atas, baik dengan berbaring atau duduk. Posisi manapun bisa dicoba asalkan bagian kepala hingga dada terletak lebih tinggi daripada perut.

4. Istirahat yang Cukup

Mencukupi waktu tidur dan jangan begadang selama berpuasa bisa menjadi cara mengatasi maag saat puasa selanjutnya. Untuk orang dewasa paling tidak tidur selama 7 sampai 8 jam dalam sehari. Sobat Sehat juga bisa menambah waktu istirahat dengan tidur siang selama 30 menit sampai 1 jam.

5. Hindari Kebiasaan Tidur setelah Makan

Salah satu tips untuk penderita maag yang penting adalah hindari kebiasaan tidur setelah makan sahur atau buka puasa. Tidur setelah makan besar ini dapat meningkatkan risiko kembalinya makanan ke kerongkongan dan menyebabkan perut mual.

Maka dari itu, Sobat Sehat sebaiknya berikan jeda 2 sampai 3 jam setelah makan jika ingin tidur.

6. Minum Obat Maag

Apabila cara mengatasi maag saat puasa di atas belum berhasil dan gejala cukup parah, maka Sobat Sehat bisa memilih untuk membatalkan puasa. Tujuan dari membatalkan puasa ini adalah untuk minum obat maag, seperti PPI, antasida, atau antagonis H2.

Mengatasi sakit maag ini sangat penting karena jika tidak segera ditangani bisa menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Beberapa komplikasi dari sakit maag sendiri adalah tukak lambung, gastritis atrofi, anemia pernisiosa, hingga kanker lambung.

Oleh karenanya, selalu sedia obat maag di rumah dengan membelinya di Apotek K-24, ya. Tidak hanya komplit obatnya, Apotek K-24 juga selalu melayani Sobat Sehat kapan saja dan di mana saja. Selalu jaga kesehatan selama puasa bersama Apotek K-24!