Demam merupakan salah satu tanda bahwa tubuh sedang merespons kondisi tertentu, termasuk infeksi. Biasanya, demam dapat membaik seiring kondisi penyebabnya tertangani. Namun, bagaimana jika demam tinggi tidak kunjung turun?
Demam sebenarnya adalah respon alami tubuh saat sistem kekebalan tubuh sedang berjuang melawan infeksi kuman, virus, atau bakteri yang masuk. Ketika suhu tubuh mulai merangkak naik, tubuh biasanya akan terasa tidak nyaman, menggigil, lemas, dan disertai nyeri otot.
Meskipun demam umumnya akan mereda dengan sendirinya dalam beberapa hari, Sobat Sehat tetap harus waspada jika demam tinggi tidak kunjung turun dalam waktu lama atau suhunya terus melonjak.
Eits, tapi jangan panik dulu, ya. Lalu, apa saja langkah penanganan awal yang tepat saat menghadapi demam tinggi di rumah?
Saat tubuh terasa panas, jangan hanya mengandalkan sentuhan tangan. Gunakan termometer untuk mengetahui suhu tubuh secara lebih objektif.
Termometer seperti OMOditemp dapat digunakan untuk membantu memantau suhu tubuh dari waktu ke waktu. Catat hasil pengukuran, terutama jika demam berlangsung selama beberapa hari. Informasi tersebut juga dapat membantu ketika Sobat Sehat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Pemantauan suhu menjadi semakin penting pada anak karena orang tua perlu mengetahui apakah suhu tubuh mengalami kenaikan, penurunan, atau tetap tinggi.
Saat demam tinggi tidak kunjung turun, tubuh dapat kehilangan lebih banyak cairan. Karena itu, usahakan tetap minum cukup dan beristirahat.
Pada anak yang sedang demam, Kementerian Kesehatan juga menganjurkan pemberian cairan lebih sering serta tidak mengenakan pakaian atau selimut yang terlalu tebal.
Jika nafsu makan menurun, kebutuhan cairan tetap perlu diperhatikan. Perhatikan pula tanda dehidrasi seperti mulut kering, sangat haus, atau buang air kecil yang jauh lebih sedikit dari biasanya.
Kompres dapat menjadi salah satu cara untuk membantu memberikan rasa nyaman ketika demam. Kemenkes menganjurkan kompres hangat dalam penanganan demam dan tidak merekomendasikan kompres dingin karena dapat memicu menggigil.
Untuk kebutuhan praktis di rumah, tersedia beberapa produk kompres demam di Apotek K-24, seperti Bye Bye Fever, Dr Kool, dan Kool Fever.
Perlu diingat, kompres berfungsi sebagai penunjang kenyamanan, bukan untuk mengatasi penyebab utama demam tinggi tidak kunjung turun.
Jika diperlukan, paracetamol merupakan salah satu obat yang digunakan untuk menurunkan demam sekaligus meredakan nyeri ringan hingga sedang. Kemenkes mengingatkan agar penggunaan paracetamol mengikuti dosis dan petunjuk pada kemasan atau anjuran tenaga kesehatan.
Jangan mengonsumsi beberapa obat sekaligus tanpa memeriksa kandungannya. Pasalnya, sejumlah obat flu atau batuk juga dapat mengandung paracetamol sehingga penggunaan bersamaan berisiko menyebabkan kelebihan dosis.
Untuk anak, pastikan produk dan dosisnya memang sesuai usia atau berat badan. Jangan memberikan produk paracetamol dewasa kepada anak tanpa arahan tenaga kesehatan.
Butuh termometer, kompres demam, atau produk penunjang lainnya? Temukan kebutuhannya di Apotek K-24 dan konsultasikan terlebih dahulu dengan Apoteker K-24.
Setiap orang, baik anak-anak maupun dewasa, tentu memerlukan dosis dan penanganan yang spesifik sesuai dengan kondisi tubuhnya. Jika Sobat Sehat merasa ragu dalam memilih jenis obat atau dosis paracetamol yang tepat, sebaiknya konsultasikan dengan apoteker K-24 terlebih dahulu.
Apoteker profesional kami selalu siap siaga memberikan pelayanan kefarmasian terbaik dan ramah, baik secara langsung dengan mengunjungi gerai terdekat maupun secara praktis dari rumah melalui chat WhatsApp gerai.
Daftar nomor kontak resmi gerai dapat Anda temukan dengan mudah melalui Menu LOKASI APOTEK pada website resmi kami.
Demam demam tinggi tidak kunjung turun atau tidak membaik perlu mendapat perhatian, lho.
Kemenkes menyarankan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan jika demam lebih dari 39°C pada orang dewasa atau lebih dari 38,5°C pada anak dan tidak turun dengan paracetamol atau kompres, serta jika demam tidak berkurang setelah dua hari.
Segera cari pertolongan medis apabila demam disertai tanda bahaya seperti kejang, pingsan, kaku leher, ruam atau bintik merah, sesak napas, muntah terus-menerus, nyeri berat, atau kondisi tubuh semakin memburuk.
Khusus bayi, orang dengan penyakit tertentu, atau kondisi yang membuat daya tahan tubuh menurun, jangan menunda konsultasi ketika mengalami demam.
Jangan sepelekan demam tinggi yang tak kunjung turun. Sediakan selalu perlengkapan kesehatan di rumah dan percayakan kebutuhan obat serta vitamin keluarga Anda kepada Apotek K-24 yang siap melayani 24 jam non-stop!
Ingat Sehat, Ingat Apotek K-24!