TERSERANG SKIZOFRENIA KARENA MAKAN KERIPIK JAMUR? MUNGKIN BANGET!

Keripik jamur adalah snack yang lezat dan renyah. Hampir setiap orang senang dengan keripik jamur, apalagi bila diberi bumbu perasa yang nikmat. Hmm, namun tunggu dulu. Baru-baru ini, ternyata ada kegemparan yang muncul di masyarakat akibat beredarnya keripik jamur. Keripik jamur yang satu ini berbeda dari keripik jamur pada umumnya yang terbuat dari jamur tiram atau jamur kancing. Bedanya adalah keripik jamur tersebut dibuat dari jamur psilosibin atau yang lebih dikenal sebagai magic mushroom. Jamur jenis ini tumbuh di kayu yang membusuk dan juga di kotoran hewan. Bahkan, BPOM pun sudah memberikan penjelasan mengenai peredaran keripik jamur tersebut, dan menyatakan bahwa produk tersebut ilegal. Lalu, apa akibatnya bila manusia mengkonsumsi jamur tahi sapi?

Jamur tahi sapi (Psylocibin sp.) bisa ditemukan di kotoran hewan seperti sapi atau kuda. Jamur ini memiliki kandungan psilosibin yang memiliki efek yang mirip dengan LSD dan heroin. Bagi mereka yang mengkonsumsi jamur jenis ini, akan ada beberapa efek yang akan muncul, seperti:

- Halusinasi

- Keringat berlebihan

- Bibir dan mulu terasa kebas

- Dehidrasi

- Pusing

- Kepala terasa melayang

- Kurangnya kesadaran akan waktu dan tempat

- Tidak bisa membedakan fantasi dan kenyataan

- Rasa cemas berlebihan

- Gangguan mental psikosis bila dosisnya sudah berlebihan

Menurut National Institute of Drug Abuse, berbagai efek samping tersebut akan dirasakan seseorang 20 menit setelah mengkonsumsi jamur tahi sapi. Konsumsi jangka panjang jamur tahi sapi bahkan bisa berakibat buruk pada kesehatan mental karena bisa menyebabkan flashback, kecemasan berlebihan, agresif, dan bahkan skizofrenia. Oleh karena itu, konsumsi jamur tahi sapi sangat tidak dianjurkan bila tidak ingin terserang berbagai efek samping di atas.