| Isi Pesan |
Pada hari sabtu tgl 24 september 2016 saya menebus antibiotik untuk anak saya di K24 Pesanggrahan. Karena sedang terburu-buru saya lupa minta kwitansi. <br>
Hari ini senin pagi saya ke K24 Pesanggrahan untuk minta kwitansi. Disana saya bertemu dengan Gita (pria, asisten apoteker) dan ybs dihampiri oleh Dewi (asisten apoteker) dan Dewi mengatakan tidak bisa memberikan kwitansi karena saya tidak memiliki struk. <br>
Struk memang saat hari Sabtu tidak sengaja terbuang dengan kertas" yang tak terpakai. <br>
Saya sudah menunjukkan bukti berupa kotak / dus obat yang ada tulisan dan alamat K24 Pesanggrahan, namun mereka tetap tidak mau memberikannya dan mengatakan itu sudah peraturan dari K24 Pesanggrahan. <br>
Apakah tidak ada keringanan atau rasa iba dari pihak K24 Pesanggrahan ? Dan apakah ini peraturan yang sangat baku ? Saya sudah keluar biaya yang cukup banyak untuk berobat sehingga saya minta kwitansi agar mendapat pergantian dari kantor. Saya sangat kecewa karena walaupun saya ada bukti berupa dus obat namun mereka tidak memberi kwitansi.
Gita mengatakan akan minta kepala apoteker untuk menghubungi saya dan saya sudah memberikan no hp saya kepada Gita. Saya hanya mengharapkan agar bisa mendapat kwitansi. Itu saja cukup !!! |