YANG HARUS DIKETAHUI BILA INGIN PUASA TAPI MASIH MENYUSUI

Tak hanya ibu hamil, ibu yang sedang menyusui juga memerlukan banyak nutrisi agar asupan nutrisi bayi terpenuhi. Hal ini membuat ibu menyusui menjadi ragu apakah mereka boleh berpuasa di bulan Ramadhan atau tidak. Hmm, tenang saja, ibu menyusui pun tetap bisa berpuasa. Namun, ada beberapa tips yang boleh disimak oleh ibu hamil agar tetap lancar berpuasa namun bayi tetap mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan.

Penuhi Asupan Nutrisi

Sahur dan berbuka adalah waktu yang tepat bagi ibu menyusui untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Penting bagi ibu hamil untuk memilih jenis makanan yang ia konsumsi. Menurut sebuah penelitian, kandungan nutrisi dalam ASI yang menurun saat ibu berpuasa adalah nutrisi seperti zink, magnesium dan kalium. Agar hal tersebut tidak terjadi, Anda sebaiknya memperbanyak konsumsi makanan yang kaya akan zink seperti daging, kerang, dan gandum, makanan yang kaya akan magnesium seperti alpukat, kacang-kacangan, tahu, tempe, ikan, dan sayuran, serta makanan yang kaya akan kalium seperti pisang, alpukat, ubi, kentang, tomat, dan ikan. Total kalori yang harus dipenuhi ibu menyusui saat berpuasa adalah minimal 1800 kalori per hari. Dengan begitu, nutrisi ASI pun tetap terpenuhi.

Penuhi Kebutuhan Cairan

Kebutuhan cairan adalah salah satu yang tidak boleh dilupakan oleh ibu yang menyusui saat berpuasa. Hal ini penting karena ibu menyusui tidak boleh dehidrasi. Kebutuhan 8 gelas air per hari dapat dibagi menjadi 3 gelas saat berbuka puasa, 2 gelas sebelum tidur, dan 3 gelas saat sahur. 8 gelas merupakan angka minimal yang wajib dipenuhi oleh ibu hamil. Bila saat sedang berpuasa namun muncul tanda tanda dehidrasi seperti rasa haus yang amat sangat, warna urin cenderung kuning pekat, jarang buang air kecil, sakit kepala, dan lemas, disarankan untuk membatalkan puasa dengan minum air putih dan beristirahat.

Jangan Tunda Pemberian ASI

Karena berpuasa, mungkin Anda akan merasa bila sering-sering diberikan maka ASI akan cepat habis. Namun, hal ini tidak benar. Justru sebaiknya Anda tetap sering memberikan ASI kepada bayi sehingga tubuh memproduksi lebih banyak ASI.

Mendapat Istirahat yang Cukup

Istirahat yang cukup memang sangat diperlukan saat ibu menyusui berpuasa. Dengan demikian, tubuh tetap bugar dan tidak lemas saat menjalankan puasa. Kurangi juga aktivitas berat seperti berolahraga atau aktivitas di luar ruangan. Tidur siang dapat menjadi kunci utama agar tubuh tidak semakin lemas.


Sumber: Hellosehat.com