GEJALA RABIES PADA MANUSIA, HATI-HATI KARENA BISA MENYEBABKAN KEMATIAN!

Kementerian Kesehatan RI baru saja menetapkan kasus rabies di NTT menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB). Hal ini karena selama tahun 2023 ini sudah ada kasus rabies sebanyak 3.437, di mana 11 di antaranya berakhir pada kematian. Oleh karena itu, Sobat Sehat perlu waspada dengan penyakit yang satu ini. Jika demikian, ada beberapa gejala rabies pada manusia yang harus Sobat Sehat kenali.

Peningkatan kasus rabies di Indonesia sebenarnya sudah terjadi semenjak tahun 2022. Pada tahun 2022, kasus rabies sendiri naik 82,04% dari tahun sebelumnya. Lalu pada tahun 2023 ini, Kemenkes RI sudah mencatat ada kasus rabies sebanyak 31.113 di Indonesia. Jumlah tersebut tentu saja akan terus meningkat apabila masyarakat tidak waspada dengan kejadian rabies di sekitarnya.

Gejala Rabies pada Manusia

Rabies atau sering dikenal dengan sebutan penyakit anjing gila ini menjadi salah satu penyakit yang mengancam kesehatan. Sebab, jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat, penderitanya bisa mengalami kematian.

Penyakit rabies adalah infeksi virus yang mempengaruhi sistem saraf dan otak manusia. Pada umumnya, infeksi tersebut menular ke manusia lewat gigitan hewan, biasanya melalui hewan anjing. Selain anjing, ada juga hewan lain seperti kelelawar, kera, dan kucing yang bisa menularkan rabies.

Virus rabies ini menyebar melalui air liur hewan liar, caranya adalah dengan gigitan atau cakaran. Hewan liar mudah menularkan virus rabies karena tidak mendapatkan vaksin rabies. Orang yang terkena rabies bisa mengalami gejala yang bermacam-macam.

Gejala rabies pada manusia yang pertama kali muncul adalah demam, menggigil, sakit kepala, kesemutan, hilang nafsu makan, hingga badan lemas. Apabila penyakit rabies tidak segera ditangani, maka akan ada gejala lanjutan, yaitu gejala agresif dan gejala paralitik.

Pada tipe agresif, gejala penyakit rabies berupa gelisah, napas terengah-engah, air liur berlebihan, mudah marah, dan keinginan untuk menggigit. Sedangkan gejala paralitik ini berupa sakit kepala berat, kaku pada leher, kelumpuhan, rasa takut pada air, dan mata nyeri ketika melihat cahaya.

Komplikasi Rabies

Penyakit rabies dianggap berbahaya tidak hanya karena gejala rabies pada manusia saja. Sebab, begitu gejala muncul, kondisi penderita akan memburuk dengan cepat karena sudah merusak otak dan sistem saraf. Akibatnya penderita bisa mengalami berbagai komplikasi, seperti:

  • Gagal napas.

  • Koma berkepanjangan.

  • Henti jantung.

  • Kematian.

Kondisi rabies bisa dikatakan memburuk ketika penderita mulai mengalami kram otot, halusinasi, sesak napas, hingga koma. Selain itu, cepat atau tidaknya keadaan yang memburuk ini dipengaruhi oleh lokasi gigitan. Semakin dekat gigitan dengan bagian kepala, maka semakin cepat juga memburuknya.

Pertolongan Pertama pada Penyakit Rabies

Penderita rabies sebenarnya memiliki peluang untuk bertahan hidup apabila Sobat Sehat melakukan penanganan dengan cepat dan tepat. Contohnya adalah dengan segera membawa orang yang baru saja terkena gigitan hewan liar ke IGD sebelum gejala rabies pada manusia muncul.

Biasanya dokter akan memberikan serum atau vaksin rabies tidak lebih dari 2 hari setelah gigitan hewan. Selain itu, Sobat Sehat juga bisa melakukan langkah pertolongan pertama pada orang yang terkena gigitan hewan liar, yaitu:

  • Tekan luka gigitan menggunakan kain bersih untuk menghentikan perdarahan.

  • Cuci luka gigitan tersebut menggunakan air mengalir dan sabun selama 15 menit.

  • Oleskan cairan antiseptik yang mengandung povidone dan iodine pada luka tersebut. Cairan antiseptik atau alkohol 70% ini bisa Sobat Sehat temukan di Apotek K-24 terdekat, ya.

Setelah bersih, bawa penderita ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan lanjutan.

Nah, itu dia bagaimana bahayanya penyakit rabies terhadap manusia yang ternyata bisa menyebabkan kematian. Sobat Sehat harus terus waspada dengan hewan-hewan liar yang ada di sekitar rumahnya. Selain itu, selalu sedia cairan pembersih luka di rumah agar bisa digunakan setiap saat.

 Yuk, cegah penyakit berbahaya dengan pertolongan pertama bersama Apotek K-24!