KEKURANGAN VITAMIN A DAPAT MENYEBABKAN MASALAH KESEHATAN, APA BENAR?

Salah satu masalah gizi yang sering terjadi di Indonesia adalah kurangnya asupan vitamin A bagi anak atau orang dewasa. Kabarnya kekurangan vitamin A dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan yang serius. Oleh karena itu, Sobat Sehat harus selalu konsumsi makanan dengan kandungan vitamin A secara rutin. Apakah benar demikian?

Sejatinya, kekurangan vitamin A bisa terjadi pada siapa saja, tetapi anak-anak dan ibu hamil lebih berisiko mengalami hal tersebut. Selain itu, kurangnya vitamin A juga sering terjadi di negara-negara berkembang, Indonesia contohnya.

Kekurangan Vitamin A Dapat Menyebabkan Masalah Kesehatan?

Vitamin A sendiri sangat terkenal dengan manfaatnya dalam menjaga kesehatan mata. Bahkan, banyak orang menyebutkan, “kalau kamu punya mata rabun, banyak makan wortel karena banyak vitamin A.”

Namun, apakah vitamin A hanya berfungsi untuk kesehatan mata saja? Ternyata tidak. Ada beberapa akibat kekurangan vitamin A yang harus Sobat Sehat waspadai. Sebab, vitamin A juga mempunyai dampak yang besar pada kesehatan tubuh lainnya. Berikut ada beberapa dampak jika kekurangan vitamin A dalam jangka waktu yang lama:

a. Gangguan pada Mata

Masalah mata bisa terjadi pada anak-anak atau orang dewasa. Gangguan penglihatan ini tidak semata-mata langsung menunjukkan gejala yang jelas. Umumnya, kurangnya vitamin A ini ditandai dengan xerophthalmia, terjadi ketika kadar retinol plasma di mata menurun.

Xerophthalmia sendiri bisa menyebabkan kurangnya air mata, mata menjadi kering, hingga mata rabun. Kondisi tersebut memang tidak berbahaya, tetapi jika dibiarkan bisa mempengaruhi kornea hingga memicu kebutaan secara permanen.

b. Kulit Kering

Tidak hanya berdampak pada mata saja, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan bersisik. Hal ini karena vitamin A menjadi komponen yang penting dalam proses regenerasi kulit dan mencegah peradangan.

Beberapa masalah kulit akibat kekurangan vitamin A di antaranya: kulit gatal-gatal, rambut kering, kulit bersisik, kulit menebal (eksim), muncul jerawat dan peradangan pada kulit wajah.

c. Masalah Kesuburan

Menurunnya tingkat kesuburan atau infertilitas memang bisa disebabkan oleh banyak hal, salah satunya kurangnya vitamin A. Tidak hanya perempuan saja, laki-laki juga dapat mengalami masalah kesuburan jika kekurangan asupan vitamin A dalam jangka panjang.

Bahkan, kekurangan vitamin A ini juga meningkatkan risiko terjadinya keguguran atau kelainan atau cacat janin pada ibu hamil. Oleh karena itu, sangat penting untuk memenuhi asupan vitamin A setiap hari, khususnya saat perempuan dalam masa kehamilan.

d. Sistem Imun Menurun

Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan seseorang mudah terserang penyakit dan infeksi. Sebab, untuk menjaga daya tahan tubuh, peranan vitamin A sangatlah penting. Memenuhi kebutuhan vitamin A ini bisa mengurangi risiko terkena penyakit diare, ISPA, campak, dan pneumonia.

Bahkan, kekurangan asupan vitamin A ternyata dapat memperparah gejala dan komplikasi dari penyakit campak pada anak anak

e. Gangguan Pertumbuhan pada Anak

Vitamin A merupakan nutrisi yang penting untuk ibu hamil karena dapat mendukung tumbuh dan kembang janin. Oleh karenanya, risiko ibu hamil yang kekurangan vitamin A adalah terhambatnya pertumbuhan janin.

Apabila pertumbuhan janin ini terganggu, maka janin bisa mengalami kecacatan atau kelainan saat lahir nanti. Selain itu, kekurangan vitamin A juga tidak baik bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak. Sebab, anak-anak bisa saja memiliki postur tubuh yang lebih pendek dan kecil daripada teman-teman sepermainannya.

Cara Mencegah Kekurangan Vitamin A

Melihat ulasan di atas, akibat kekurangan vitamin A memang sangatlah banyak, tidak hanya berdampak pada mata saja. Tentu saja, kondisi di mana kekurangan vitamin A dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan ini dapat Sobat Sehat cegah.

Kebutuhan vitamin A setiap hari dapat Sobat Sehat penuhi dengan mengonsumsi makanan bergizi tinggi. Ada dua jenis vitamin A yang perlu diketahui, yaitu preformed vitamin A dan provitamin A karotenoid.

Preformed vitamin A (retinol) dapat ditemukan pada berbagai produk hewani, seperti hati, daging sapi atau ayam, olahan susu, dan ikan. Sedangkan provitamin A karotenoid biasanya terkandung pada pigmen tumbuhan, seperti wortel, pepaya, dan paprika.

Selain dengan makanan, Sobat Sehat juga bisa memenuhi kebutuhan vitamin A dengan suplemen vitamin tambahan. Beberapa suplemen vitamin A yang aman dan sehat dapat Sobat Sehat temukan di Apotek K-24.

Namun, dalam mengonsumsi suplemen atau berbagai vitamin A ini sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan apoteker di Apotek K-24 atau dokter. Apalagi jika Sobat Sehat memiliki kondisi medis tertentu.