KANKER PADA ANAK: JENIS PENYAKIT DAN GEJALA YANG HARUS DIWASPADAI

Penyakit kanker ternyata tidak hanya menyerang orang dewasa saja, anak-anak pun bisa mengalaminya. Berbicara mengenai kanker memang terdengar menakutkan karena hingga pada saat ini belum ada obatnya. Oleh karena itu, mari kenali jenis-jenis kanker dan gejala kanker pada anak.

Selain penanganannya yang gampang-gampang susah, penyakit kanker ini mudah sekali untuk menyebar. Bahkan, kanker yang menyerang anak-anak cenderung lebih berbahaya mengingat sistem imun mereka belum terbentuk sempurna. Tentu keadaan ini bisa berakibat fatal jika orang tua tidak dapat mengidentifikasi sejak dini.

Kanker Menjadi Penyebab Kematian Kedua Terbesar pada Anak

Menurut Kementerian Kesehatan RI, setiap tahun ada lebih dari 175.000 anak di dunia terdiagnosis kanker. Sedangkan 90.000 di antara jumlah tersebut berakhir dengan meninggal dunia. Jumlah penderita kanker ini memang terbilang lebih kecil daripada penderita jenis kanker lainnya pada orang dewasa.

Kendati demikian, penyakit kanker ini masih menjadi penyebab kematian kedua terbesar pada anak-anak dengan usia 5-14 tahun. Selain itu, angka kematian bisa mencapai lebih dari 50% karena penderita sudah mengalami stadium akhir atau datang terlambat ketika pemeriksaan.

Jenis-jenis dan Gejala Kanker pada Anak

Artinya, kunci utama agar penderita kanker bisa sembuh adalah penemuan sedini mungkin. Namun, berbeda dengan orang dewasa, kanker anak sulit untuk diketahui. Sebab, pada dasarnya anak-anak masih kurang mampu untuk mengekspresikan apa yang sedang dirasakan.

Oleh karena itu, penting rasanya untuk mengenali gejala dan jenis kanker apa saja yang sering terjadi pada anak. Yuk, simak penjelasan berikut ini:

Kanker Darah (Leukimia)

Leukimia merupakan keadaan Ketika tubuh terlalu banyak memproduksi sel darah putih secara abnormal. Hal ini membuat sel darah putih tidak dapat melakukan tugasnya dengan efektif dan menyebabkan kanker darah.

Beberapa gejala leukimia antara lain: kulit pucat, demam tiba-tiba, kejang-kejang hingga penurunan kesadaran, perdarahan spontan, nyeri tulang, hingga anak sering tidak mau berdiri dan memilih untuk digendong. Selain itu, terdapat pembesaran beberapa organ seperti hati, limpa, dan kelenjar getah bening.

Kanker Mata (Retinoblastoma)

Retinoblastoma menjadi salah satu jenis penyakit kanker pada anak yang sering terjadi. Umumnya, kanker mata menyerang anak dengan usia di bawah 5 tahun. Gejala kanker mata mudah untuk dikenali, yaitu: terdapat manik putih pada mata sehingga seperti mata kucing, mata merah, mata juling, pembesaran bola mata, dan penglihatan buram.

Kanker Kelenjar Getah Bening (Limfoma Maligna)

Penyakit kanker yang satu ini terjadi ketika kanker darah menyebabkan pembengkakan pada kelenjar getah bening. Beberapa gejala yang harus diwaspadai adalah adanya pembengkakan di leher, pangkal paha, dan ketiak tanpa ada rasa nyeri.

Tidak hanya itu saja, anak juga bisa mengalami sesak napas, demam, lemas, penurunan berat badan, nafsu makan berkurang, dan terganggunya sistem pencernaan.

Kanker Tulang (Osteosarkoma)

Penyakit kanker pada anak yang sering menyerang selanjutnya adalah kanker tulang. Pada umumnya, kanker ini ditemukan pada tulang yang panjang, seperti lengan dan kaki. Beberapa gejalanya sendiri seperti nyeri tulang di malam hari, pembengkakan, dan kemerahan di sekitar rasa nyeri.

Anak yang mengalami kanker tulang biasanya gerakannya menjadi terbatas serta mengalami demam dan nyeri permanen pada punggung.

Karsinoma Nasofaring

Penyakit karsinoma nasofaring merupakan tumor ganas yang menyerang area tenggorokan dan sering ditemukan di Indonesia. Gejala kanker nasofaring yang perlu diwaspadai adalah pilek dengan ingus bercampur darah, air ludah kental, mimisan, telinga berdengung, nyeri telinga, rasa penuh di telinga, dan tuli sebelah.

Neuroblastoma

Penyakit kanker pada anak yang terakhir adalah neuroblastoma, jenis kanker langka yang berasal dari cikal bakal jaringan saraf. Gejala yang biasa ditimbulkan adalah pendarahan di sekitar mata, diare, mata kering, nyeri tulang, pembengkakan leher, serta gangguan pada kandung kemih dan usus.

Itulah beberapa jenis kanker dan gejala-gejalanya yang harus diwaspadai, khususnya bagi Sobat Sehat yang sudah memiliki anak. Yuk, selalu jaga kesehatan anak agar bisa terhindar dari penyakit kanker. Sebab, pepatah mengatakan lebih baik mencegah daripada mengobati.

Salah satu caranya adalah dengan memenuhi asupan anak melalui makanan sehat dan bergizi setiap hari. Jika diperlukan, orang tua bisa memberikan vitamin dan suplemen khusus anak agar kebutuhan nutrisi selalu terpenuhi.

Beberapa vitamin dan suplemen ini bisa Sobat Sehat dapatkan di Apotek K-24, apoteknya Indonesia. Tentu saja untuk mendapatkannya, jangan lupa konsultasikan dulu dengan apoteker di Apotek K-24, ya. Mari kita sambut Hari Kanker Anak Sedunia 2023 dengan mengurangi kasus penyakit kanker pada anak.

 

 Sumber: website Kementerian Kesehatan Indonesia